SuaraSumsel.id - Jembatan gantung di Desa Pondok Lunang, Kecamatan Air Dikit, Kabupaten Mukomuko Bengkulu, Kamis (10/2) siang dilaporkan putus, sehingga membuat satu mobil pick up bermuatan tandan buah segar kelapa sawit jatuh ke sungai. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut.
Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, sampai sekarang masih mencari solusi membangun jembatan gantung yang putus karena berumur tua, agar bisa dilewati oleh kendaraan pembawa muatan tandan buah segar kelapa sawit di wilayah ini.
"Kalau bisa sekarang ini kita lakukan langkah darurat untuk membangun jembatan tersebut, yakni dengan cara diperbaiki," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Mukomuko, Yandaryat, di Mukomuko, Jumat.
Pihaknya telah menugaskan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang setempat untuk memperbaiki jembatan gantung yang rusak tersebut agar bisa segera dilewati kendaraan di wilayah ini.
"Kami serahkan teknis pekerjaannya kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Apakah jembatan tersebut bisa diperbaiki atau jenis kegiatan lain agar kendaraan bisa menyeberang di sungai tersebut," ujarnya.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang setempat sejak lama menginventarisir jembatan gantung tersebut, bagaimana jembatan itu dibangun permanen.
"Mudah-mudahan kedepan kita dengan dewan menganggarkan dana untuk membangun jembatan permanen guna mengganti jembatan gantung di wilayah tersebut," ujarnya.
Kades Pondok Lunang Burhandari mengatakan, jembatan gantung yang ada di desanya umurnya sudah sangat tua, dibangun pada tahun 2009 sehingga wajar konstruksi bangunan jembatan gantung sudah rapuh.
“Setelah sekian lama akhirnya jembatan ini putus dan memakan korban, yakni satu mobil bermuatan tandan buah segar kelapa sawit masuk ke sungai. Warga secara swadaya mengevakuasi mobil dari sungai tersebut," ujarnya. (ANTARA)
Baca Juga: Viral Video Konvoi, Bawa Sajam hingga Hina Polisi, Polda Sumsel: Pelakunya Banyak Pelajar
Tag
Berita Terkait
-
Ketua JI Cabang Bengkulu Ditangkap Densus 88, Diduga Aktif Menggalang Dana
-
Ketua JI Bengkulu Ditangkap Densus 88, Berperan Rekrut Anggota Baru
-
Pembangunan Tol Bengkulu-Taba Penanjung Sudah 96 Persen, Selesai dalam Waktu Dekat
-
4 Sikap Cewek yang Tidak Disukai Cowok saat PDKT, Bisa Bikin Mundur Teratur
-
Pengembang Yayasan Rumah Duafa di Bengkulu Tengah Ditangkap Densus 88 Antiteror
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?
-
Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana
-
60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah
-
Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?
-
Kronologi Pasutri Palembang Diduga Kunci Pria di Kamar Mandi, Motor dan 3 HP Raib