SuaraSumsel.id - Usai memperkuat timnas Indonesia di gelaran Piala AFF 2020, nasib dua pemain seperti Egy Maulana Vikri dan Asnawi Mangkualam masih dipertanyakan.
Sebagaimana diketahui, kontrak Egy Maulana Vikri dan Asnawi Mangkualam bersama klub masing-masing yakni FK Senica (Slovakia) dan Ansan Greeners (Korea Selatan) telah berakhir pada tahun lalu.
Kontrak Egy bersama FK Senica hanya sampai 31 Desember 2021 kemarin. Hingga saat ini kontraknya belum diperpanjang.
FK Senica sendiri mengakui bahwa pihaknya ingin memperpanjang kontrak pemain berusia 21 tahun itu setelah dibuat takjub dengan penampilannya selama enam bulan terakhir.
Kkeinginan FK Senica ini tak berbanding lurus dengan kondisi finansial klub yang tengah carut marut sejak beberapa waktu lalu. Melansir Sumselupdate.com - jaringan Suara.com, kontrak Egy di FK Senica pun tak tertulis secara rinci.
Dengan kata lain, saat ini Egy berstatus pemain non kontrak di FK Senica. Di tengah kegamangan Egy Maulana Vikri akan masa depannya di FK Senica, masa depan Asnawi Mangkualam bersama Ansan Greeners pun sama.
Kontrak pemain berusia 22 tahun itu juga telah habis per 31 Desember 2021 lalu.
Berbeda dengan Egy, Ansan Greeners sendiri telah menunjukkan niatnya untuk memperpanjang kontrak Asnawi untuk satu tahun ke depan.
Hanya saja, Asnawi belum memutuskan masa depannya.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumsel 4 Januari 2021, Wilayah Ini Bakal Hujan Disertai Petir
Asnawi Mangkualam dan Egy Maulana Vikri adalah dua di antara pemain Timnas Indonesia yang tampil apik di sepanjang gelaran Piala AFF 2020.
Asnawi menjadi andalan dan selalu bermain di seluruh laga Piala AFF 2020 sejak laga pertama grup hingga leg kedua babak final. Ia pun ditunjuk sebagai kapten Timnas Indonesia oleh Shin Tae-yong dan mampu membukukan satu gol serta satu assist di ajang dua tahunan itu.
Sedangkan Egy hanya tampil sebanyak tiga kali saja di Piala AFF 2020 karena baru bisa bergabung Timnas Indonesia di babak semifinal. Meski demikian, ia menorehkan catatan apik dengan mencetak dua gol.
Tag
Berita Terkait
-
Bersinar di Piala AFF, Pratama Arhan Susul Asnawi Berkarier di Korea Selatan?
-
Nomine Gol Terbaik Piala AFF 2020: Pratama Arhan Tertinggal dari Messi Thailand, Ayo Vote!
-
PSSI Puas dengan Kinerja Timnas Indonesia di Piala AFF 2020
-
Karantina 10 Hari Turunkan Kebugaran Fisik Para Penggawa Timnas Indonesia
-
Pengikutnya Capai Angka Jutaan, 5 Pemain Timnas Indonesia Jadi Bintang Medsos
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Pria di Musi Rawas Tewas Diracun Selingkuhan dengan Sianida, Ini Kronologinya
-
Kilang Plaju Cetak Operator Scaffolding Bersertifikat, Dorong Kesiapan Tenaga Kerja Lokal
-
Dari Sawit hingga Mess Dibakar, Ini Kronologi Kerusuhan PT BCP Group Wilmar
-
Dua Warga Tertembak dan Mess Dibakar, Bagaimana Kerusuhan di PT BCP Group Wilmar Bermula?
-
Dua Warga Alami Luka Tembak, Mess PT BCP Dibakar: Apa yang Terjadi di Lempuing?