SuaraSumsel.id - Harga telur ayam ras di sejumlah pasar tradisional Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengalami kenaikan.
Sebelumnya harga telur ayam ras di pasar tradisional di Tanjung Pandan sebesar Rp1.600 per butir. Kini harganya naik menjadi Rp2.000 per butir.
Kepala Bidang Usaha Perdagangan Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung, Rita Yuliani mengatakan kenaikan harga telur ayam ras disebabkan tingginya permintaan masyarakat saat Natal dan Tahun Baru kemarin.
"Sementara ketersediaan telur ayam ras di tingkat peternak terbatas sehingga berimplikasi terhadap kenaikan harga di pasaran," katanya, Senin (3/1/2022) dikutip dari ANTARA.
Menurut dia, harga telur ayam ras di tingkat penjual naik dari Rp1.600 per butir menjadi Rp2 ribu per butir atau Rp25.600 per kilogram menjadi Rp32 ribu per kilogramnya.
"Kenaikan harga berkisar Rp400 per butirnya," ujar dia.
Ia mengatakan, harga telur ayam ras diprediksi akan kembali turun dan berangsur normal sering stabilnya permintaan masyarakat selepas Natal dan Tahun Baru.
Sedangkan komoditi bahan pokok lainnya yang masih terpantau tinggi selepas Natal dan Tahun Baru adalah minyak goreng kemasan Rp20 ribu per liter dan cabai rawit lokal Rp150 ribu per kilogram.
Rita menambahkan, sementara itu, harga ayam boiler terpantau mengalami penurunan dari Rp48 ribu per kilogram menjadi Rp45 ribu oer kilogram dan ayam kampung turun dari Rp55 ribu per kilogram menjadi Rp50 ribu per kilogramnya.
Baca Juga: Harga Telur Masih Tinggi, Peternak di Gunungkidul Belum Berani Tambah Kapasitas Produksi
"Kami akan terus melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok terutama menjelang Tahun Baru Imlek terhitung satu bulan dari sekarang," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Film 'Jongot' Angkat Kearifan Suku Musi dalam Menjaga Hutan dan Alam
-
Modal Usaha Mulai Seret? KUR Bank Sumsel Babel 2026 Jadi Solusi UMKM Sumsel
-
BRI Region 4 Palembang Tebar Berkah Idul Adha, 45 Hewan Kurban Disalurkan ke Tiga Provinsi
-
Video Remaja Hirup Lem di Ampera Viral, Mengapa Anak-anak Kini Mudah Terpapar Zat Adiktif?
-
Dari Pekarangan ke Merah Putih: Ketika Ketahanan Pangan Tak Lagi Cukup Sekadar Menanam