SuaraSumsel.id - Mengawali tahun 2021 lalu, Sahabat Cagar Budaya menggelar kegiatan memperingati Perang 5 hari 5 malam di museum AK Gani. Dengan momen tersebut pun diselenggarakan serangkaian kegiatan serupa.
Momen mengingat perang yang terjadi pada tahun 1947 tersebut berlangsung 31 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022 Sahabat Cagar Budaya mengajak Palembang Good Guide bekerjasama menyelenggarakan kegiatan Peringatan Perang 5 Hari 5 Malam dengan tajuk ‘Meet The Heroes’.
"Kegiatan ini akan berlangsung mulai tanggal 31 Desember 2021 dan berakhir pada tanggal 5 Januari 2021," kata Senior Coordinator Sahabat Cagar Budaya, Robby Sunata, Sabtu (1/1/2022).
Palembang Good Guide sangat antusias melaksanakan peringatan ini. Peringatan Perang 5 hari 5 malam memiliki sejarah besar di Sumatera Selatan.
Perang ini menjadi pembuka perang antara Belanda dengan Indonesia yang sebelum akhirnya Belanda melakukan Agresi Militernya pertama.
“Namun disayangkan dalam narasi sejarah nasional Perang 5 Hari 5 Malam tidak banyak diangkat, padahal dengan kepialangan Palembang dalam perdagangan internasional berhasil menunjang perjuangan nasional. Maka dari itu, sebagai bentuk perjuangan melawan lupa, Sahabat Cagar Budaya dan Palembang Good Guide membuat kegiatan bertajuk ‘Meet The Heroes.” ujar Kholid Zaim dari Palembang Good Guide.
Kegiatan pertama dalam rangkaian acara Meet The Heroes adalah kunjungan ke Taman Makam Pahlawan Palembang pada tanggal 31 Desember 2021. Pada tanggal 1 dan 2 Januari 2022 akan diadakan Heritage Walk Palembang yang bertempat di Taman Tentara Pelajar dan Taman Jeramba Karang.
Rangkaian kegiatan ini akan ditutup dengan diskusi pada tanggal 5 Januari 2022 yang diadakan di Taman Masjid Agung Palembang.
"Rangkaian kegiatan ini akan diisi oleh para narasumber yang terdiri dari ibu Farida R Wargadalem, bapak Syafrudin Yusuf, dan bapak Dudy Oskandar," sambungnya.
Baca Juga: Hadir pada Penobatan HRS Man of The Year 2021, Ketua DPD RI Dinilai Tidak Netral
Peringatan ini mengajak para tokoh yang terlibat melestarikan nilai-nilai luhur yang ditunjukkan dalam Perang 5 Hari 5 Malam tahun 1947.
"Nilai-nilai ini agar dapat terus diingat oleh generasi Muda Kota Palembang. Nilai-nilai luhur yang dimaksud adalah kegigihan, kepercayaan diri, dan penghargaan atas keberagaman," katanya.
Berita Terkait
-
Hadir pada Penobatan HRS Man of The Year 2021, Ketua DPD RI Dinilai Tidak Netral
-
Menag Minta Pimpinan Ponpes Pemerkosa Santriwati di OKUS Dihukum Berat
-
Lagi Asyik Makan Pempek, Warga Palembang Diseruduk Xenia
-
Belajar dari Desa Bangsal, Desa Mandiri Pangan dengan Merawat Gambut
-
H-1 Tahun Baru 2022, Harga Daging dan Telur Ayam di Palembang Masih Tinggi
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Warga Sumsel Mulai Bergerak, Petisi Evaluasi dan Transparansi Karhutla Ramai Ditandatangani
-
Dulu Duet Prabowo di Pilpres 2014, Hatta Rajasa Kini Jadi Wakil Ketua Wantimpres
-
Asap Karhutla Tutup Jalur Sungai Banyuasin, Kapal Sembako Kandas dan Tenggelam
-
Kilang Plaju Satukan Doa dan Ikhtiar Lewat Sholat Istisqa di Tengah Kemarau
-
16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla, Warga Sumsel Ajukan 7 Tuntutan