SuaraSumsel.id - Program vaksinasi COVID-19 di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sudah mencapai target untuk dosis pertama. Target dosis pertama ditetapkan sebesar 70 persen dari total sasaran vaksinasi.
Pada akhir 2021 hingga Jumat (24/12/2021) jumlah warga Sumsel yang sudah mendapat vaksinasi dosis pertama tercatat 4.419.750 orang atau 70,12 persen dari total 6.303.496 warga yang menjadi target vaksinasi.
"Ini kabar gembira, capaian vaksin di Sumsel sudah lebih dari 70 persen pada Jumat siang. Capaian itu lebih cepat dari target kami," kata Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Sabtu (25/12/2021) dikutip dari ANTARA.
"Saya terimakasih kepada semua pihak terkait, yang dikomandoi Kapolda Sumsel, dan khususnya masyarakat Sumsel yang sudah proaktif dengan vaksinasi ini," katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Lesty Nurainy mengatakan bahwa cakupan vaksinasi COVID-19 dosis pertama di sembilan dari 17 kabupaten dan kota yang ada di Sumatera Selatan sudah melampaui 70 persen dari sasaran.
Menurut data Dinas Kesehatan, cakupan vaksinasi dosis pertama di Kota Palembang sebesar 81,62 persen, Prabumulih sebesar 85,69 persen, Lubuk Linggau sebesar 72,78 persen, dan Pagaralam sebesar 72,31 persen.
Cakupan vaksinasi dosis pertama di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir tercatat 73,19 persen, Ogan Komering Ulu sebesar 71,24 persen, Muara Enim sebesar 70,70 persen, Musi Banyuasin sebesar 76,77 persen, dan Empat Lawang sebesar 71,75 persen.
Cakupan vaksinasi di delapan kabupaten dan kota lainnya masih kurang dari 70 persen.
Cakupan vaksinasi di Ogan Komering Ilir tercatat 62,33 persen, Lahat sebesar 64,12 persen, Musi Rawas sebesar 65,23 persen, Banyuasin sebesar 61,37 persen, Ogan Komering Ulu Selatan sebesar 67,84 persen, Ogan Komering Ulu Timur sebesar 62,24 persen, Ogan Ilir sebesar 62,64 persen, dan Musi Rawas Utara sebesar 60,91 persen.
Baca Juga: Gubernur Sulsel Ajak Masyarakat Dorong Percepatan Vaksinasi Covid-19
"(Cakupan vaksinasi) tertinggi ialah 85,69 persen di Prabumulih dan terendah 60,91 persen di Musi Rawas Utara. Semua sama-sama berjuang supaya bisa mencapai 100 persen hingga awal 2022 nanti," kata Lesty.
Gubernur mengingatkan warga agar selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah peningkatan penularan COVID-19.
"Protokol kesehatan kuncinya. Bila kita bisa melewati periode Natal dan Tahun Baru ini tanpa penambahan kasus, selanjutnya akan normal," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Sumsel Jadi Proyek Percontohan Teknologi Dry Ice, Benarkah Bisa Mengatasi Kabut Asap?
-
Kabut Asap Belum Usai, 6 Penerbangan Bandara SMB II Palembang Kembali Terganggu
-
Demo Karhutla Berujung Pengeroyokan 2 Wartawan, Polisi Tangkap Terduga Provokator dan Sita 2 Sajam
-
AJI Palembang Desak Pelaku Pengeroyokan Wartawan di Polda Sumsel Ditangkap
-
POSPERA Sumsel Kecam Aksi Premanisme Ormas di Polda Sumsel, Desak Korporasi Pelaku Karhutla Ditindak