SuaraSumsel.id - Keluarga Mahasiswa (KM) Badan Eksekutif Mahasiswa atau BEM Unsri menuntut agar pihak rektorat lebih transparan atas tiga kasus pelecehan seksual yang dilaporkan.
Diungkapkan Divisi Perlindungan Perempuan KM BEM Unsri, Syarifah, ketiga kasus pelecehan seksual yang dilaporkan belum mendapatkan keterbukaan dari pihak rektorat.
Meski pihak rektorat mengungkapkan jika telah membentuk tim investigasi atas kasus-kasus pelecehan tersebut. "Sampai saat ini, keinginan untuk audiensi pada pihak rektorat pun tidak direspons," ujarnya.
Pihak rektorat hanya membalas berbagai perihal tersebut dalam bentuk surat jawaban dan tanggapan.
Baca Juga: Salip Palembang, Musi Banyuasin Pimpin Klasemen Porprov XIII Sumsel
Padahal, kata Syarifah, pihak Rektorat seharusnya terbuka dan transparan mengenai upaya penyelidikan atas kasus-kasus pelecehan seksual ini.
Apalagi, jika dugaan para pelaku belum mendapatkan sanksi-sanksi.
Kekhawatiran saat ini, sambung ia, pihak Rektorat cenderung tertutup dan tidak tegas.
"Padahal kasus pelecehan bukan kasus biasa, ini lebih kepada fungsi lembaga pendidikan sendiri, guna memberikan perlindungan dan mendidik para peserta didik," sambung ia.
Karena itu, BEM Unsri masih akan melakukan pendampingan atas kasus-kasus laporan pelecehan seksual, sampai dengan para pelaku ditemukan dan disanksi tegas.
Baca Juga: Buron 5 Bulan, 3 Tersangka Pembunuhan di Kota Karang Ditangkap di Perbatasan Jambi-Sumsel
Penerapan saksi dan keterbukaan pada kasus ini akan memperlihatkan keberpihakan piha rektorat pada akorban. Karena, sambung dia, jika kasus ini tidak sampai pada penyelesaian, terutama memberikan sanksi kepada pelaku, maka akan menjadi catatan buruk pada citra Unsri.
Berita Terkait
-
Pendidikan Reni Effendi, Tak Kalah Mentereng dengan dr Richard Lee yang Dikabarkan Mualaf
-
Agus Buntung Bakal Diadili 16 Januari
-
Tompi Sarankan Lady Aurellia Untuk Keluar dari Kampus: Buka Usaha Kantin Aja
-
Bisnis Sri Meilina, Ibu Lady Aurelia yang Terlibat Penganiayaan Dokter Koas di Palembang
-
Apa Bedanya Koas dan PPDS? Ramai Dibicarakan Buntut Viral Dokter Muda Dihajar di Palembang
Tag
- # kasus pelecehan seksual
- # Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswi
- # Kasus Pelecehan Seksual Unsri
- # pelecehan seksual Unsri
- # Mahasiswi Unsri
- # Mahasiswi Unsri Curhat Pelecehan Seksual
- # Pelecehan seksual Mahasiswi Unsri
- # curhat mahasiswi Unsri
- # mahasiswi Unsri alami pelecehan seksual
- # Unsri
- # universitas sriwijaya
- # Mahasiswa Universitas Sriwijaya
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Darma Agung Club 41 Palembang Beroperasi Diam-Diam Meski Resmi Ditutup?
-
Herman Deru Pulang Kampung, Halal Bihalal di OKU Timur Penuh Keakraban
-
Pasca Penusukan Sadis, Izin Operasional DA Club 41 Palembang Dipertanyakan
-
Detik-Detik Kecelakaan Maut di Lahat: Satu Keluarga Tewas Saat Hendak Silaturahmi
-
Lebaran Berkah Bersama Bank Sumsel Babel: Mudik Gratis, Zakat Digital, dan Dana Tunai Siap