SuaraSumsel.id - Habib Mahdi mengkritik soal budaya baru yang dikatakan tidak sesuai syariat islam. Dalam akun media sosialnya, Habib Mahdi mengungkap munculnya budaya baru pengantin perempuan yang ikut berjoget.
Dia mengungkapkan logika pengantin perempuan yang ikut joget, tidak sesuai dengan syariat islam.
"Yang paling menyedihkan sekarang," katanya.
"Yang sampai sekarang, otak saya tidak menyambung," ujarnya
"Pengantin betino (perempuan) ikut berjoget," ucapnya.
Menurut ia, pengantin perempuan tidak sesuai ajaran dan tuntutan. "Alasannya tren dan style," ujarnya. Sedangkan siapa yang sudah mengajarkan dan mengikuti maka harus bertanggungjawab. "Innalilahi, Siapapun yang ikut andil dalam tradisi ini, dan diikuti oleh orang-orang lain, maka tanggungjawab sampai yaumil kiamat," sambung ia.
Menurutnya pilihan itu malah menghina syariat Nabi.
"Jangan hina Anda hina syariat Nabi. Betapa rugi hamba, syariat nabi karena nikah ialah syariat, dan jangan campuri dengan maksiat," pesannya.
Menanggapi kekecewaan habib Mahdi, banyak juga netizen yang kemudian mendukung.
Baca Juga: Anomali Cuaca, BPBD di Sumsel Segera Tetapkan Status Siaga Bencana
"Yang terjadi sekrng kek itu, Dimana mana-mana," kata netizen.
"Tegas, dak kado dak tesinggung", ujar jmsquart
"Nah lantak nauzubillah", kata habibi_plg.
Tag
Berita Terkait
-
Kocak Pengantin Perempuan Salah Sebut Nama Calon Suami, Tamu Undangan Ngakak
-
Viral Prosesi Sungkeman yang Membuat Pengantin Nangis Karena Sikap Mertua
-
Lakukan Dance Cover K-Pop di Acara Pernikahannya, Warganet: Lincah Banget
-
Viral! Diputusin dan Ditinggal Nikah, Pria Ini Nangis Dipangkuan Mantan Calon Mertuanya
-
Ustadz Abdul Somad ke Sumsel, Datangi Kampung Irjen Napoleon
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Langkah Tegas PT Bukit Asam: Tutup Jalur PETI dan Lindungi Aset Negara
-
7 Bedak Padat dengan SPF untuk Perlindungan Ekstra dari Sinar Matahari
-
Viral Guru SMK di Jambi Dikeroyok Siswa, Acungkan Celurit Saat Keributan di Sekolah
-
Sempat Lapor Balik Mahasiswi, Dosen yang Diduga Lakukan Pelecehan Dinonaktifkan Kampus
-
Bukan Satu Orang, Perundungan PPDS Unsri Disebut Menimpa Satu Angkatan Mahasiswa