SuaraSumsel.id - Sebuah nama ialah doa dan harapan orang tua. Begitu pula yang diharapkan oleh pasangan Teguh, dan Ernawati, warga Lubuklinggau, Sumatera Selatan.
Anak perempuan ke lima mereka disematkan nama "Serba Ada". Sebuah nama yang terkesan tidak biasa, namun bermakna. Nama Serba Ada ini pun menjadi sebuah doa bagi anak perempuan mereka yang kini masih berusia bocah.
Nama Serba Ada disematkan menjadi harapan dan doa agar kemudian hari sang Anak menjadi orang yang berkecukupan, atau istilahnya Serba Ada.
Ernawati (53), warga Jalan Ahmad Yani Kelurahan Petanang Ulu RT 5, Kecamatan Lubuklinggau Utara 1, Kota Lubuklinggau dan sang suami dikenal berprofesi sebagai pemulung.
Dengan kondisi ini, Ibu lima orang anak ini sengaja memberikan nama ‘Serba Ada’ kepada anak perempuan bungsunya tersebut.
“Almarhum suami saya ingin kehidupannya nanti bisa serba ada. Ada rumah, ada mobil dan sejahtera,” ungkapnya.
Dia menuturkan, sejak kelahiran anaknya Serba Ada, kehidupan keluarga berangsur membaik. Kini, ia telah memiliki rumah dan tanah yang meski tidak berukuran besar, namun telah dimiliki.
Melansir Sumselupdate.com - jaringan Suara.com, sang bocah kini menempuh penddikan kelas 3 SD Negeri 75 Lubuklinggau.
Keluarga mendoakan agar Serba Ada, dan saudara lainnya mendapatkan kehidupan yang lebih baik dari pada kedua orang tua. Di keluarga nama Serba Ada ini hanya yang berbeda.
Baca Juga: Sumsel Dinobatkan "Display" Ekonomi Pulau Sumatera, tapi Hadapi Masalah Ini
Keempat saudarannya, memiliki nama yang sama dengan anak-anak pada umumnya.
“Saya harap, anak saya Serba Ada dan yang lainnya, kehidupannya nanti lebih baik dari saya saat ini. Dan saya harap semoga rumah kami dibedah rumah, karena sering banjir kalau hujan turun,” harapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot
-
Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla
-
Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar
-
51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor
-
PTBA dan UGM Uji Pupuk Kalium Humat dari Batu Bara untuk Tingkatkan Hasil Panen