SuaraSumsel.id - Presiden Joko Widodo tengah pamer kendaraan yang dipakai oleh Pasukan Pengamanan Presiden atau Paspampres di media sosialnya.
Di akun Tweett milik Presiden Joko Widodo, kendaraan itu dinarasikan sebagai kendaraan berkekuatan tinggi dan anti peluru.
Jokowi pun mengunggah foto kendaraan yang dikenalkan bernama P6 ATAV V1. Kendaraan ini disebut kendaraan buatan dalam negari.
Meski tidak menyebut siapa perancang dan yang memproduksinya, Jokowi memastikan jika kendaraan berkekuatan anti peluru tersebut sudah diproduksi massal.
Jokowi memulai mengenalkan kendaraan ini dengan memuji dan mengungkapkan lokasi di mana kendaraan tersebut dinaikkinya.
"Mobil yang tadi saya jajal di Kota Tarakan ini keren sekali," ujar Presiden Joko Widodo.
Lalu disambung Presiden ke-7 RI ini, jika seluruh bodi dan kaca bagian depannya berlapis dan anti peluru.
Barulah Presiden Jokowi menyebutkan nama kendaraan yang dimaksud. Kendaraan tersebut diberi nama P6ATAV V1.
"Seluruh bodi dan kaca depannya berlapis anti peluru. Inilah P6 ATAV V1", sambung Jokowi.
Baca Juga: Dodi Reza Alex Ditahan KPK, Sejumlah Tokoh Ini Berpeluang di Pilgub Sumsel
Kendaraan tersebut ditegaskan sebagai kendaraan taktis milik Pasukan Pengamanan Presiden.
Lalu, Presiden Jokowi menegaskan keistimewaannya.
"Yang istimewa, kendaraan ini dirakit di dalam negeri dan telah diproduksi massal," pungkas Presiden Joko Widodo.
Seperti biasanya, unggahan orang nomor satu ini pun langsung dikomentari netizen pengikutnya.
Cuitan itu telah dibagikan dan dikomentari selama satu jam terakhir.
"Ya sih pak kacanya anti peluru, tapi pintunya ga ada?," tanya salah satu netizien
Berita Terkait
-
Jokowi Naik Mobil Berlapis Baja Saat Kunker di Tarakan
-
Mobil Taktis yang Digunakan Jokowi Sapa Masyarakat Bisa Deteksi Tembakan
-
LAB 45: Akun-akun Pendukung Jokowi di Pilpres 2019 Kini jadi Buzzer Pemerintah
-
Dua Tahun Jokowi-Ma'ruf Memimpin, KontraS: Demokrasi Mati Secara Perlahan
-
Dua Tahun Rezim Jokowi - Maruf: 5.389 Demonstran Ditangkap, Kebebasan Sipil Memburuk
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?
-
Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana
-
60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah
-
Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?