SuaraSumsel.id - Belakangan ini, kesehatan rambut tampaknya terabaikan. Kondisi pandemi cendrung membuat perawatan rambut menjadi tidak maksimal. Jika tidak melakukan perawatan, bagaimana resiko rambut jika jarang atau sering disisir.
Menjawab hal ini Dokter Reinita Arlin mengakui jika salah satu penyebab rambut rontok adalah rambut yang kusut lalu dipaksakan disisir hingga menyebabkan rambut lepas dari akarnya alias rontok.
"Kalau sangat jarang yang akan kita lihat nantinya, adalah rambut kita yang kusut," jelas dr. Reinita dalam dalam acara konferensi pers People With Us beberapa waktu lalu.
dr. Reinita juga mengingatkan bahaya jika rambut yang terlalu sering disisir. Kebiasaan itu juga akan berdampak pada rambut rontok. Solusi terbaiknya, ialah sisir rambut sesuai kebutuhan.
Melansir Suara.com, perlu juga memerhatikan bentuk sisir yang digunakan harus sesuai dengan jenis rambut yang dimiliki.
Sebagai contoh sisir brush berbentuk seperti sikat dengan gigir sisir yang renggang, sangat cocok bagi rambut yang rapuh.
Sedangkan, tipe sisir round brush bentuknya seperti rol rambut, karena gigi rambut berada di semua sisi memutar, yang akan membantu untuk menggulung rambut ke luar atau ke dalam jadi lebih rapi dan terlihat tebal.
Terakhir jenis sisir wide tooth comb, ini sisir yang paling umum dan banyak ditemui karena berbentuk seperti pagar. Namun disarankan untuk memilih gigi sisir yang renggang, yang akan membuat rambut rapi lebih mudah tanpa khawatir kusut atau tersangkut.
Baca Juga: Medali Emas Sumsel di PON XX Papua Bertambah, Kalahkan Sumbar dan Jambi
Berita Terkait
-
Jarang Menyisir Bikin Rambut Rontok, Benar atau Keliru?
-
Viral Kopi Sachet Dicampur Sampo Bisa Atasi Rambut Rontok, Dokter Kulit Buka Suara!
-
Tanpa Efek Samping, Keramas Pakai Kopi Terbukti Ampuh Atasi Masalah Rambut Rontok
-
Benarkah Keramas di Malam Hari Bikin Rambut Tidak Sehat? Begini Tiga Faktanya
-
Studi: Obesitas dan Pola Makan Bisa Pengaruhi Kerontokan Rambut
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Strategis dalam TPKAD Award 2026 Lewat Program Sultan Muda