SuaraSumsel.id - Seorang ibu rumah tangga asal Kecamatan Pangkalan Lampam Kabupaten OKI Sumsel, DN (27) merasa sedih dan sakit hati, setelah tahu kedua putrinya yang masih kecil diduga telah menjadi korban tindakan asusila.
Semula DN hanya tahu putri pertamanya yang berusia 7 tahun sudah menjadi korban pelecehan seksual. Namun setelah dilakukan pemeriksaan ke puskesmas setempat, barulah diketahui putri bungsunya yang masih 3 tahun juga mengalami tindakan serupa berdasarkan hasil pemeriksaan medis.
DN mengungkapkan, berdasarkan pengakuan putri pertamanya, perbuatan asusila itu diduga dilakukan oleh R (20) yang tak lain pamannya sendiri, yakni adik kandung dari suaminya.
Perasaan DN makin dibuat hancur, sebab dia mengaku laporan yang dibuat ke Polres OKI, diarahkan untuk menempuh jalur kekeluargaan atau mediasi.
Tidak Terima dengan hal tersebut, DN dan keluarganya pun mengalihkan laporan ke Polda Sumsel.
"Jelas saya tidak terima. Kenapa saya disuruh damai," ujarnya kesal saat ditemui setelah membuat laporan di SPKT Polda Sumsel, Selasa (12/10/2021).
Sejumlah pihak juga meminta DN untuk menyelesaikan persoalan itu secara kekeluargaan, termasuk oleh perangkat desa. Tentu saja hal tersebut membuat DN dan keluarganya makin dibuat sakit hati.
"Jangan mentang-mentang yang diduga melakukannya itu paman korban, jadinya bisa dibuat damai seperti itu. Tidak mungkin persoalan ini diselesaikan damai begitu saja. Anak-anak ini kehilangan perawannya dan masa depanya," kata RN (31) kerabat DN yang turut menemaninya membuat laporan di Mapolda Sumsel.
Kedua korban merupakan kakak beradik usia 7 tahun dan 3 tahun. Kedua korban tinggal bersama ibu, ayah, nenek dan pelaku di sebuah rumah yang juga diduga menjadi lokasi tindakan asusila oleh terduga pelaku.
Baca Juga: Medali Emas Sumsel di PON XX Papua Bertambah, Kalahkan Sumbar dan Jambi
Tepatnya di Kecamatan Pangkalan Lampam Kabupaten OKI Sumsel. Sementara itu, Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan melalui Kasubdit IV Renakta Polda Sumsel, Kompol Masnoni mengatakan, pihaknya sudah mengetahui terkait laporan tersebut.
"Untuk laporannya memang benar ada, tapi nanti saya konfirmasi lagi. Masih tahap penyelidikan," ucapnya.
Masnoni mengungkapkan, korban telah melakukan visum di RS Bhayangkara M Hasan Palembang.
"Kita sudah minta lakukan visum untuk kelengkapan laporan. Saat ini dugaan korbannya ada dua tetapi masih dalam penyelidikan," ucapnya.
"Untuk pelaku belum kita tetapkan karena masih dalam penyelidikan," ucapnya.
Kejadin terungkap setelah ibu korban yang baru pulang dari kebun karet menaruh curiga dengan kondisi anaknya.
Berita Terkait
-
Pelaku Pelecehan Seksual di Salah Satu Warung Makan Samarinda Diamankan Kepolisian
-
Aksi Tak Senonoh Keluarkan Alat Kelamin Di Depan Penjual Makanan Terekam Kamera
-
Dilaporkan, Anak Anggota DPRD Bekasi Ancam Kirim Santet ke Korban Asusila
-
Rumah Korban Asusila Anak Anggota DPRD Bekasi 'Diteror' OTK Pukul 02.00 WIB
-
Penyandang Disabilitas di Bawah Umur Jadi Korban Asusila Ayah Temannya
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera
-
Sidang OTT KPK OKU Bongkar Dugaan Fee Rp3,7 Miliar, Ini Alur Uangnya
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Tebus Gadai di SuperApps BRImo, BRI Hadirkan Cashback 10%