SuaraSumsel.id - Sebuah video yang memperlihatkan pertunjukan musik dangdut dalam ajang PON XX Papua beredar di media sosial. Dalam video tersebut terlihat warga Papua yang datar saat menonton konser musik.
Video memperlihatkan konser musik dangdut di sebuah lapangan dengan panggung terbuka. Tampak pula musik dangdut dinyanyikan lagu dengan semangat berjoget.
Meski penyanyi dangdut sudah berusaha memperlihatkan cara bergoyang, namun rerata warga yang menonton hanya datar. Mereka hanya menikmati musik dangdut dengan berdiri dan menatap panggung.
Di video itu, pembuat video seolah menertawakan warga Papua yang terlihat datar saat menonton konser musik dangdut.
"Inilah ekspresi orang Papua ketika melihat konser dangdut. Ekspresinya datar hahahaha," ucap perekam video sambil tertawa saat melihat reaksi para pen0nton yang dianggap sangat datar.
Setelah video ini beredar di media sosial, netizen pun terbelah. Tidak sedikit netizen yang menertawakan ekspresi datar tersebut, namun ada juga yang membela.
Netizen mengungkapkan ekspresi datar karena banyak sebab. Tidak juga disebabkan karena warga Papua, akhirnya tidak menyukai atau tidak bisa bergoyang musik dangdut.
Salah satu akun yang membagikan video ini ialah memomedsos.
Dalam narasinya, akun ini menjelaskan ekspresi datar warga Papua.
Baca Juga: Fajar Abdurrahman Sumbang Emas Pertama Sumsel PON XX Papua
"Trus kenapa kalo datar? Kok diketawain" ujar shintagendis
"Mungkin mereka menikmati," tulis mohcharisyulianto
"penyelenggara acaranya aneh, gak sesuaikan dulu sama kesukaan warga disana," ungkap zixri_maulana
"B aja. Ga cuma papua. Bnyak orang yg datar cntohnya saya," bela molen8
Namun netizen lain punya pendapat berbeda.
"dangdut is the music of my country G berlaku," tawa achienx
Berita Terkait
-
Warga Papua Jual Beli Pakai Emas, Bank Indonesia : Tidak Sah
-
Viral Video Warga Papua Beli Ayam dan Gula Pasir Pakai Emas
-
Warga Kampung Sasawa Yapen Barat Lari ke Hutan Karena Ketakutan
-
Warga Papua Protes Pelni Tutup Pelayanan : Tinggal di Kampung Sulit Dapat Informasi
-
Viral! Sebut Covid-19 Setan, Pendeta dan Jemaat Ramai-ramai Bakar Masker
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
Sumsel Jadi Proyek Percontohan Teknologi Dry Ice, Benarkah Bisa Mengatasi Kabut Asap?
-
Kabut Asap Belum Usai, 6 Penerbangan Bandara SMB II Palembang Kembali Terganggu
-
Demo Karhutla Berujung Pengeroyokan 2 Wartawan, Polisi Tangkap Terduga Provokator dan Sita 2 Sajam
-
AJI Palembang Desak Pelaku Pengeroyokan Wartawan di Polda Sumsel Ditangkap
-
POSPERA Sumsel Kecam Aksi Premanisme Ormas di Polda Sumsel, Desak Korporasi Pelaku Karhutla Ditindak