SuaraSumsel.id - Kelangkaan tabung gas elpiji 3 kg terjadi belakangan ini di kota Pagaralam, Sumatera Selatan. Jumat (1/10/2021) kemarin, ibu-ibu rela mengatre dan berhujan-hujanan untuk mendapatkan gas 3 Kg.
Melansir Sumseludpate.com - jaringan Suara.com, perjuangan masyarakat Pagaralam dalam mendapatkan tabung gas bersubsidi ini terlihat jelas di postingan pengguna media sosial facebook @Erni Sander,
”Perjuangan si pencari Gas’dan si penjual gas.pagar Alam 1 Oktober 2021, semoga berkhah di setiap rezekinya mang Andra gas ,” tulisnya, jumat (01/10/2021).
Sampai jumat malam, postingan foto dan video tersebut 153 respon dan 70 komentar serta dibagikan sebanyak 37 kali.
Dari komentar postingan tersebut, diketahui tidak semua warga yang mengantri mendapatkan LPG. Beberapa diantaranya mengeluh hanya dapat basah air hujan.
“Ade ayuk Erni Sander td yo.. Q melok pulo ngantri yuk…. Mending kalu ayuk dpt giliran la deket barisan Q abis yuk ,” tulis Lala Bunda Aulia.
“Lemak kalo dapet er kami dak dapet…dapet basah nyo bae,” tambah akun Eli Ekasulistiani.(**)
Berita Terkait
-
Ustadz Abdul Somad ke Sumsel, Datangi Kampung Irjen Napoleon
-
Kabar Gembira, Suntik Vaksin COVID-19 di Kota Ini Diganjar Motor
-
Seharian Terputus, Kini Jalan Lintas Pagaralam-Lahat Bisa Dilintasi
-
Liku Endikat Pagaralam Longsor, Jalan Lintas ke Lahat Putus Total
-
Wali Kota Pertama Pagar Alam, Djazuli Kuris Meninggal Dunia
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?
-
Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?
-
Hari Tani 2026, KPA Sumsel: Bisakah UU Reforma Agraria Menjawab Konflik di Daerah?
-
Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?
-
Prabowo Setuju Badan Baru Kelola Gambut, Apa Bedanya dengan Lembaga Restorasi Dulu?