SuaraSumsel.id - Saat pergi ke salon, biasanya setiap orang akan punya keinginan agar tampil lebih cantik. Namun, terkadang keinginan tersebut tidka sepenuhnya tercapai.
Melansir suara.com, di India, sebuah salon diminta membayar denda miliaran rupiah karena hasil potongan rambut pelanggannya yang tidak sesuai.
Melansir BBC, pada 2018 silam, seorang wanita yang berprofesi sebagai model pergi ke salon untuk memotong rambut.
Namun, model mengungkapkan jika hasil potongan rambut tak sesuai keinginannya. Rambut panjang model tersebut dipotong, lebih pendek dari keinginannya.
Padahal, model ini kerap mendapat pekerjaan berupa iklan dari produk perawatan rambut.
Menurut National Consumer Disputes Redressal Comission (NCDRC), wanita tersebut kehilangan "pekerjaan yang diharapkan dan mengalami kerugian besar, yang mengubah gaya hidupnya dan menghancurkan mimpinya sebagai model".
"Ia mengalami mental breakdown dan trauma karena kelalaian salon dalam memotong rambutnya, dan tidak bisa berkonsentrasi pada pekerjaannya dan akhirnya kehilangan pekerjaan," tambah pihak pengadilan.
"Ia berhenti melihat cermin. Ia adalah profesional di bidang komunikasi dan harus ikut rapat serta sesi interaktif," tambah keterangan pengadilan.
"Tapi dia kehilangan rasa kepercayaan diri karena rambutnya yang pendek."
Baca Juga: Lebih Waspada, Kematian Anak Sumsel akibat Terpapar COVID-19 Tinggi
"Ia juga dirugikan karena kehilangan penghasilan setelah potongan rambut yang gagal, kemudian perawatan rambut yang menyiksa. Ia juga meninggalkan pekerjaannya."
"Ia sudah melewati rasa sakit dan trauma selama dua tahun terakhir karena insiden ini," tambah pihak pengadilan.
Hingga akhirnya, salon ini dituntut untuk membayar 20 juta rupee atau sekitar Rp3,8 miliar sebagai ganti rugi.
Berita Terkait
-
Duh, Pria di India Talak Tiga Istrinya karena Jarang Mandi
-
India Tunda Kesepakatan Ekspor Gula karena Harga Domestik Meningkat
-
Salah Potong Rambut, Model di India Ini Dapat Kompensasi hingga Rp 3,8 Miliar
-
5 Artis India Kena Boikot, Terbaru Shah Rukh Khan Bikin Kesal Warganet
-
Berawal Dilecehkan dan Diperas Pacar, Seorang Gadis Diperkosa 33 Pria
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
HUT RI ke-81, Mitra Grab Palembang Rayakan Semangat Gotong Royong Bersama 810 Mitra
-
Pemkot Palembang Tak Lagi Menanggung 5.502 Guru PPPK, Ini Dampaknya bagi APBD