SuaraSumsel.id - Satuan Reskrim Polres Musi Rawas,Sumatera Selatan (Sumsel) menggagalkan penyeludupan 70ribu benih lobster atau benur yang bernilai Rp7 Miliar.
Polisi juga mengamankan pelaku B Widodo, warga Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas,Rabu (22/9/2021) sekitar pukul 16.00 Wib.
Kapolres Musi Rawas AKBP Efrannedy melalui Kasat Reskrim AKP Alex Andriyan mengatakan pihaknya mendapatkan informasi penyelundupan benih lobster di Desa Srimulyo.
Kemudian polisi melakukan penyelidikan dan diamankan satu pelaku B Widodo di sebuah rumah, di Desa Srimulyo, Kecamatan STL Ulu Terawas,Kabupaten Musi Rawas.
"Dalam penggerebekan itu kami dapat cukup banyak barang bukti yakni 10 kotak warna hitam berisikan kurang lebih 45.000 ekor benih lobster, satu kotak coklat isi 7.500, satu kotak coklat isi 4.500 ekor, satu kotak coklat isi 2.000 dan satu kotak coklat isi 5.500 ekor. Sehingga total 70.000 ekor," bebernya.
Selain mengamankan benih lobster, sambungnya anggota juga mengamankan barang bukti berupa
tabung oksigen, mesin blower Hailer, mobil Suzuki APV BG 1675 AW, tiga keranjang plastik , empat warna hijau, lima ayakan hijau, lima ayakan biru, lima ayakan merah jambu, tiga baskom hitam, satu baskom biru serta satu baskom abu-abu.
"Akibat perbuatan tersangka, negara dirugikan sekitar Rp7 miliar," jelasnya.
Alex menuturkan untuk barang bukti lobster saat ini sudah di lepas di laut Bengkulu. "sudah dilepas bersama BKSDA kemarin malam," ungkapnya.
Untuk tersangka B Widodo, lanjut Alex, mengaku sudah dua kali melakukan aksinya menyelundupkan benih lobster ini.
Baca Juga: Viral Video 2 Pria Nyaris Baku Hantam di Palembang, Berujung Laporan ke Polisi
“Menurut pengakuan tersangka, dia diupah untuk membawa benih lobster itu dari Jawa Barat ke Jambi, melalui jalur darat,” ujar Alex.
Untuk menghindari petugas, benih lobster tersebut dibawa ke Musi Rawas dulu yang disimpan dikontrakan tersangka di Desa Srimulyo Kecamatan STL Ulu Terawas,sebelum dibawa ke Jambi.
“Upahnya Rp500 per ekor benih lobster,” katanya
Untuk mengantarkan benih lobster sebanyak 70 ribu ekor itu, tersangka mendapatkan upah Rp35 juta. Saat ini ditambahkan mantan Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau ini, pihaknya sedang menyelidiki siapa orang yang meminta B Widodo mengantarkan dari Jawa Barat, dan yang menerima di Jambi.
Rumah yang ditempati oleh B Widodo, di Desa Srimulyo Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas, ternyata bukanlah rumahnya.
Rumah itu diketahui adalah rumah milik Kades Sukorejo Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas.
Berita Terkait
-
Sumatera Selatan Berselimut Kabut Asap, 1.324 Titik Panas Terdeteksi
-
Indonesia Resmi Tutup Ekspor Benih Lobster Selamanya
-
Nelayan Rugi Bandar dari Ekspor Ilegal Benih Lobster ke Vietnam
-
RI Punya 465 Juta Benih Lobster per Tahun, Pemerintah Bentuk Satgas Berantas Penyelundupan
-
RI Kehilangan Potensi US$1 Miliar per Tahun Gegara Benih Lobster Diselundupkan
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Sumsel Jadi Proyek Percontohan Teknologi Dry Ice, Benarkah Bisa Mengatasi Kabut Asap?
-
Kabut Asap Belum Usai, 6 Penerbangan Bandara SMB II Palembang Kembali Terganggu
-
Demo Karhutla Berujung Pengeroyokan 2 Wartawan, Polisi Tangkap Terduga Provokator dan Sita 2 Sajam
-
AJI Palembang Desak Pelaku Pengeroyokan Wartawan di Polda Sumsel Ditangkap
-
POSPERA Sumsel Kecam Aksi Premanisme Ormas di Polda Sumsel, Desak Korporasi Pelaku Karhutla Ditindak