SuaraSumsel.id - Saat seni mural makin diawasi, warga Palembang tak gentar menjadikan mural sebagai kesenian dan wisata. Di tembok tepatnya di jalan Sianjur III, Kelurahan 5 Ilir ,Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang, Sumatera Selatan terdapat mural yang tengah viral diperbincangkan warga.
Mural ini pun jadi wisata swafoto bagi masyarakat luas.
Mural ini dilukis langsung oleh warga Jalan Sianjur III, RT 02 RW 01,Kelurahan 5 Ilir ,Kecamatan IT 2 Palembang. " Awalnya dinding itu ada poster Pahlawan tujuh revolusi,poster terssbut lepas dan saya dan warga lihat tembok itu kosong jadi kami inisiatif untuk di isi dengan lukisan mural saja," kata Amri Halim Ketua RT 02, Selasa (14/9/2021)
Menurut Halim, mural ini dikerjakan sejak pertengahan Agustus lalu dan baru selesai September.
Dengan adanya mural ini , tembok tampak lebih cantik dan bisa mengasah kreativitas warganya. "Semenjak ada mural ini saat masuk Sianjur III ini lebih enak dipandang dan sebagai tempat swafoto baru sekarang," ungkapnya.
Selain menjadi tempat swafoto, seni mural ini juga memberikan mood warga menjadi lebih bahagia."Kalau yang pergi kerja atau pulang kerja bisa mendapat mood yang baik setelah melihat lukisan mural ini," aku dia.
Ia pun berharap jika ke depan, akan makin banyak seni mural yang tercipta pada ruang-ruang publik di lokasi tersebut.
Wawan salah seorang warga yang melintas di Jalan Sianjur 3 mengapresiasikan seni mural ini.
Menurut ia, seni mural ini bisa menjadi tempat spot foto makin banyak orang yang menghargai karya seni.
Baca Juga: Pupuk NPK Mutiara Palsu Beredar di Sumsel, Polisi Sita 700 Sak
" Seni mural ini bagus , dari pada temboknya di coret - coret. Dengan ada mural ini bisa mengasah kreativitas dan membuat orang yang melihat menjadi senang," ujar ia.
Kontributor: Welly Jasrial Tanjung
Berita Terkait
-
Daftar Lengkap Lokasi Mural di Solo, Gibran Akan Tambah Lokasi Lagi
-
Grafiti Kritikan PPKM Muncul di Kota Solo, Praktisi Mural: Sah di Negara Demokrasi
-
Mural Jadi Polemik, Kebebasan Berpendapat Dipertanyakan
-
Aksi Seni Mural Harus Dinilai sebagai Kritik Sosial
-
Mural Kritik Dihapus, Refly Harun: Jangan Sampai Dipuji Mau, Dikritik Nggak Mau
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?
-
Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka
-
Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok
-
Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?
-
Koalisi Pers Sumsel Desak Dirintelkam Kombes Tony Dicopot Usai Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo