SuaraSumsel.id - Komika Coki Pardede kini menjalan rehabilitasi. Ia jadi bulan-bulanan setelah ditangkap polisi namun kemudian diputuskan untuk direhabilitasi karena dinilai sebagai pengguna bukan sebagai pengedar.
Dalam kesehariannya, Coki Pardede dikenal sebagai komika yang kontrobersial akan pernyataannya. Ia sering melontarkan candaan yang justru menuai kontro versi. Coki mengaku suka bikin kontroversi, dan bingung jika kehidupannya damai.
Melansir matamata.com - jaringan Suara.com, Coki terbiasa menerima hujatan. Ia malah bingung saat tidak ada masalah yang menimpa hidupnya.
Coki mengakui hal tersebut saat hadir jadi bintang tamu channel YouTube Daniel Mananta Network.
"Gini bang, gue tuh saking seringnya nama gue ini terbalut dengan kontroversi, keributan dan lain-lain, pada saat ada kedamaian... gamang gue," ungkap Coki.
Saat curhat kepada seorang temannya soal pemikirannya itu, Coki justru dinasihati.
"Apa ini? Masak tidak ada yang meng-hate speech gue gitu ya. 'Enggak Cok, padahal harusnya kayak gini manusia hidup lho. Anda yang terlalu gila'," kata Coki menirukan ucapan seorang temannya.
"Tapi akhirnya gue sadar juga bahwa memang gue harus tahu juga kapan harusnya stop. Jadi gue lagi nyari balance-nya aja," imbuhnya.
Mendengar pengakuan Coki, Daniel merasa Coki itu tidak pernah nyaman, pada zona yang nyaman. Hal itulah yang membuat Coki selalu ingin mencoba tantangan baru.
Baca Juga: Dua Tersangka Korupsi BUMD PDPDE Sumsel Ditahan di Rutan Salemba
"Cok gue langsung to the point aja ya. Gue ngerasa ketika lu merasakan kedamaian, lu lagi ada di comfort zone. Dan karena lu adalah orang kreatif, lu nggak betah ada di comfort zone. Lu pengen keluar dan lebih kerennya lagi lu akan merasakan mukjizat-mukjizat yang kayak 'what? kok gue bisa selamat dari yang ini'," tutur Daniel.
Sumber: matamata.com
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan
-
UIN Raden Fatah Gandeng Alunjiva dan Kedutaan Inggris Gelar Workshop AI for Journalism
-
Kebakaran Pabrik OKI Pulp & Paper Berlangsung 4 Jam, Ratusan Karyawan Berhamburan, Ini Faktanya
-
Penyadapan Presiden hingga Media Seret Listyo Sigit, Yusril Sebut Posisi Kepala KSP Bisa Diisi Plt
-
Di Balik Perjuangan Penanganan Karhutla, Pertamina RU Plaju Dukung Kesehatan Petugas