SuaraSumsel.id - Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama Palembang, R.M. Fauwaz Diradja, meminta dukungan mengelola Benteng Kuto Besak dan peninggalan kesultanan lainnya di "Bumi Sriwijaya", Provinsi Sumatera Selatan itu.
Salah satu yang diperlukan Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama Palembang, R.M. Fauwaz Diradja untuk mengelola Benteng Kuto Besak adalah dkungan politik.
"Perjuangan untuk mengelola dan memanfaatkan peninggalan Kesultanan Palembang, terutama Benteng Kuto Besak (BKB) di tepian Sungai Musi yang kini digunakan sebagai perkantoran TNI/Kodam II/Sriwijaya memerlukan dukungan politik," kata dia di Palembang, Senin (30/8/2021) dikutip dari ANTARA.
Dia menyebut peninggalan Kesultanan Palembang Darussalam yang masih berdiri kokoh, yakni Masjid Agung Jaya Wikrama, Kawah Tengkurep, dan Benteng Kuto Besak.
Baca Juga: Jika PPKM Palembang Turun Level 3, 3 SD dan 24 SMP Gelar Belajar Tatap Muka
Benteng Kuto Besak hingga saat ini hanya bisa dinikmati dari bagian luar, sedangkan pada bagian dalam tertutup karena terdapat perkantoran TNI jajaran Kodam II/Sriwijaya.
Melihat kondisi tersebut, pihaknya terus berupaya mencari dukungan dari pemerintah dan politikus di tingkat lokal maupun pusat.
"Kebudayaan Kesultanan Palembang penting untuk dilestarikan serta diajarkan kepada generasi penerus, tidak hanya kebudayaan yang diwariskan tapi juga ada bukti autentik berupa bangunan fisik," kata dia.
Politikus PKB Sumsel Ramlan Holdan mengatakan pihaknya siap bersinergi dengan Sultan SMB IV Palembang untuk memperjuangkan pemanfaatan BKB secara optimal.
Kebudayaan dan aset Kesultanan Palembang Darussalam harus dilestarikan dan dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat baik di Sumsel maupun secara nasional dan internasional.
Baca Juga: Cek Jadwal SIM Keliling Kota Palembang, 30 Agustus 2021
Aset-aset Kesultanan Palembang yang hingga saat ini masih berdiri kokoh perlu dipelihara dengan baik agar bisa terus dinikmati oleh masyarakat dan menjadi media pembelajaran sejarah bagi generasi muda penerus bangsa.
Berita Terkait
-
Viral Momen Ibu-ibu di Palembang Protes, Antre Lama Cuma Dapat Rendang Dua Iris dari Richard Lee
-
Cara Ustaz Derry Sulaiman Jawab Salam Willie Salim Seorang Kristen, Banyak yang Kaget
-
Niat Bersihkan Nama Palembang, Acara Masak Besar Richard Lee Malah Ricuh?
-
Dokter Richard Lee Sumbang 1 Ton Ayam untuk Masak Besar di Palembang
-
Profil Sultan Palembang, Pemimpin Adat Tegas Haramkan Konten Willie Salim
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Lebaran Berdarah, Tukang Parkir Kritis Ditusuk 7 Kali Pengunjung Club DA 41 Palembang
-
Kronologi Siswi SD Hilang 2 Hari, Ditemukan Dicabuli di Hotel Palembang
-
Wisata Maut di Ogan Ilir: Speedboat Terbalik Lagi, 'Tak Basah Tak Bayar'
-
Baru Kenal, Pemuda 19 Tahun Tega Cabuli Siswi SD di Hotel Melati Palembang
-
Ritel Hingga Perkebunan, Puluhan Perusahaan di Sumsel Tak Cairkan THR