SuaraSumsel.id - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau memastikan jejak satwa liar di areal perkebunan sawit PT Gandaerah Hendana wilayah Kerumutan Pelalawan, Riau.
Jejak ini ialah jejak kaki harimau sumatera(Pantheratigris sumatrae).
"Benar itu jejak kaki harimau sumatera setelah ditinjau langsung oleh tim ke lokasi," kata Kepala Bidang KSDA Wilayah I, Andri Hansen, kepada wartawan di Pekanbaru, Selasa.
Jejak kaki harimau tersebut awalnya ditemukan oleh karyawan PT Gandaerah Hendana pada Rabu (18/08/2021) serta temuan itu kemudian dilaporkan ke BBKSDA Riau.
"Dari pelacakan, jejak harimau itu ditemukan di jalan koridor PT Pertamina. Kemudian mengarah ke perkebunan sawit PT Gandaerah Hendana dan jejak itu berakhir di semak belukar menuju tempat pemakaman umum lama masyarakat," katanya.
"Jarak lokasi ditemukan jejak itu tidak jauh dari kawasan konservasi wilayah Kerumutan, hanya 7 km," katanya lagi.
Andri juga menduga lokasi itu masih menjadi wilayah jelajah satwa itu sebab dari 4-5 harimau dewasa wilayah jelajahnya bisa mencapai 100 km.
Saat ini, pihaknya terus menggencarkan sosialisasi kepada perusahaan dan masyarakat, agar tidak melakukan aktivitas seorang diri.
Perusahaan juga diminta untuk membuat plang informasi di perlintasan satwa tersebut.
Baca Juga: Pasien COVID 19 Sumsel Sembuh Meningkat, Keterisian RS Menurun
"Kita juga memasang kamera trap di perlintasan harimau itu serta menyisir jerat di sekitar lokasi," katanya. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Ditemukan dalam Kondisi Lemas karena Dehidrasi, Harimau Sumatera di Pasaman Akhirnya Mati
-
Heboh Penampakan Harimau Lagi Nyantai di Bener Meriah
-
Hiii.. Harimau Sumatera Terekam Baring-baring Santai di Jalan, Ada Mobil Lewat Anteng Saja
-
Harimau Ragunan Positif Covid-19, Satgas Tegaskan Tidak Menular ke Manusia
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer
-
Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa
-
DPRD Sumsel Desak Polisi Tindak 20 Korporasi Karhutla, Sejauh Mana Penyidikannya?
-
4 Orang Tewas dalam Kecelakaan Brio vs Fuso di Bangka Tengah, Begini Dugaan Awal Polisi
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Gambut Mengering dan Kearifan Lokal Kian Terabaikan