SuaraSumsel.id - Seorang pria di Bandung menggelar protes perpanjangan PPKM yang diberlakukan Pemerintah. Informasinya, pria ini membawa bendera putih sekaligus melakukan percobaan aksi bunuh diri.
Melansir suarajabar.id-Jaringan Suara.com, dari keterangan saksi, pria yang melakukan aksi protes tesebut ialah Gan Bondille. Ia merupakan Ketua Harian Asosiasi Kafe dan Restoran (AKAR) Jawa Barat.
Identitas pria itu diketahui berdasarkan Kesaksian dari anggota PMI Ranting Astana Anyar, Andi Yoga Pratama (31), yang membantu mengevakuasi korban ke rumah sakit.
"Ini (foto KTP) kiriman dari intel polsek, atas nama Gan Bodille kelahiran 1982," kata Andi di lokasi kejadian.
"Tadi pas dicek alhamdulillah masih ada denyut nadi, tekanan oksigen masih ada, lukanya tadi di sini (leher) dan perut diduga karena pisau, sekarang di RSHS," ujarnya.
Saksi mata, Eneng (53), mengaku sedang duduk tidak jauh dari tempat kejadian saat pria tersebut menggelar aksi protes dengan membawa bendera putih dan melakukan aksi percobaan bunuh diri.
Menurutnya, aksi percobaan bunuh diri itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB dan ia sempat berteriak minta tolong.
"Gak terlalu ngeliat pas nusuknya, cuma pas temannya ngomong "bunuh diri bunuh diri", lalu minta tolong ke satpam," katanya.
Saksi mata lainnya, Shandy menjelaskan, ia tahu mengenai aksi percobaan bunuh diri karena ada jeritan orang minta tolong.
Baca Juga: Akidi Tio Seangkatan Tong Djou, Tionghoa Palembang Biasa Punya Bisnis di Singapura
"Tadi ada yang minta tolong, pas dicek sudah terkapar di jalan, sudah tergeletak, saya samperin, (tadinya) saya kira kecelakaan lalu lintas," katanya.
"Lehernya ada sayatan, sudah keluar darah, lukanya lumayan dalam. Ada yang bilang ke saya, kalau ini mah bunuh diri," jelasnya.
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Anda juga bisa menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.
Berita Terkait
-
Liga 1 Dimulai 20 Agustus 2021, Arema FC Berharap Kelonggaran Latihan Akibat PPKM
-
PPKM Level 4 Diperpanjang, Pengelola Obyek Wisata Tabanan Menjerit
-
Pelaku Wisata di Malang Banting Setir Jadi Petani dan Nelayan Akibat Terdampak PPKM
-
Pilkades di Banyuwangi Ditunda Akibat Perpanjangan PPKM
-
Viral Pria Cekcok dengan Petugas Lalu Mengamuk Rusak Portal Penyekatan PPKM di Sidoarjo
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Api Melalap 10 Hektare Lahan di Dekat Tol Palindra, Manggala Agni Turun hingga Dini Hari
-
PTBA Gandeng Pertamina NRE Sulap Lahan Pascatambang Jadi PLTS, Percepat Transisi Energi Hijau
-
Sidang Korupsi Disperkimtan Palembang Bongkar Dugaan Potongan 51 Persen Dana Proyek
-
Sidang Hampir Rampung, Keberadaan Buronan Pasar Cinde Aldrin Tando Masih Misterius
-
Pertamax Turbo Turun, Tapi Pertamax Tetap, Akankah Antrean BBM di Sumsel Berkurang?