SuaraSumsel.id - Pagi hari, apotek di Palembang dibobol maling, Minggu pagi, pukul 07.00 WIB. Dalam aksinya, pelaku membuka paksa brankas apotek berisikan Rp40 juta.
Dilansir dari sumselupdate.com - jaringan Suara.com, tidak hanya itu, menurut karyawan apotek, Indah Pratama (27) pelaku juga mengambil DVR sehingga sulit terekam CCTV.
“Kejadian itu pagi saat kami mau buka toko. Pas dilihat ke dalam pintu belakang sudah dirusak brankas sudah tidak ada dan DVR CCTV-nya sudah hilang,” ujar Indah saat ditemui di tempat, Minggu (25/7/2021).
Selain membawa brankas, pelaku juga membawa kabur uang kas senilai Rp200 ribu yang baru dimasukkan semalam, hand sinitizer, dan barang apotek lainnya, sehingga total kerugian lebih Rp40 juta.
“Susu steril yang kami punya ikut berkurang. Terbukti satu kaleng susu steril yang dibuang di kontak sampah. Padahal semalam kami telah membuang sampah,” katanya.
Kejadian ini sudah dilaporkan ke polisi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
Terkini
-
Digantikan Jenderal Dudung, Ke Mana Langkah Politik Djamari Chaniago Setelah dari Kabinet?
-
25 Siswa Mual dan Muntah Usai Makan MBG di Muba, Benarkah karena Ayam Geprek?
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Gambut Tak Kenal Batas Konsesi, Mengapa Tata Air Jadi Kunci Cegah Karhutla?
-
Kabut Asap Palembang, Pesawat Jakarta Putar Balik dan Yogyakarta Dialihkan ke Pekanbaru