SuaraSumsel.id - Keberadaan Badan Narkotika Nasional (BNN) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel), sangat dibutuhkan.
Hadirnya BNN di Kabupaten OKU dinilai bisa mengoptimalkan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di wilayah tersebut.
Pelaksana Harian Bupati OKU, Sumatera Selatan, Edward Candra mengharapkan pembentukan BNN di wilayahnya.
"Peredaran narkoba di Kabupaten OKU amat memprihatinkan sehingga perlu kehadiran BNNK tersebut," kata Edward di Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Jumat (16/7/2021) dilansir dari ANTARA.
Menurut dia, peredaran narkoba saat ini bukan hanya di kota saja, namun sudah menyebar merusak generasi muda sampai ke pelosok desa di kabupaten ini.
Narkoba dan obat-obatan terlarang bukan hanya dipakai oleh orang yang memiliki uang, namun juga dikonsumsi oleh masyarakat kalangan menengah ke bawah.
"Efek negatif dari narkoba ini dapat menimbulkan tindak kriminal seperti mencuri, merampok, menipu bahkan begal dan pembunuhan," kata dia.
Oleh sebab itu, ia berharap BNN Provinsi Sumsel dapat memberikan dukungan sehingga harapan terbentuknya BNNK di Kabupaten OKU dapat terwujud.
Pemkab OKU juga telah menyiapkan lahan dan gedung termasuk kendaraan operasional khusus untuk BNNK jika nantinya dibentuk.
Baca Juga: BNN Bantah Tampung Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie untuk Rehabilitasi, Ini Penjelasannya
"Pada prinsipnya Pemkab OKU mendukung program pemberantasan narkoba seperti melaksanakan Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) secara massif. Termasuk juga kami akan membentuk Desa Bersih Narkoba (Bersinar)," ujarnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga saat ini telah merancang Perda P4GN sebagai pedoman pelaksanaan dalam pemberantasan narkoba di wilayah Kabupaten OKU. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Amarah Warga Pati Meledak, Kiai Sekaligus Tokoh Pemerintahan Cabuli Santriwati
-
Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
Terkini
-
PTBA Perkuat Respons Cepat dan Kolaborasi dalam Penanganan Karhutla
-
5 Hari Terbakar, Kebun Raya Sriwijaya Belum Padam dan Helikopter Dikerahkan
-
Ribuan Penyuling Minyak Muba Tuntut Kepastian Hukum, Usaha Puluhan Tahun Terancam
-
Saat Siswa PJJ akibat Kabut Asap, Mengapa Orang Tua Tetap Ambil MBG di Sekolah?
-
PJJ di Palembang Mulai 9 September, TK hingga SMP Belajar Daring Akibat Kabut Asap