"Kerena gak ada kepentingan lain, kita harus mematuhi. Mau jadi rempeyek kamu?", tantang Luhut.
Berada di Kopasus selama 21 tahun, Luhut mengungkap punya kemampuan dalam menghadapi kondisi darurat. Namun dalam menghadapi pandemi COVID 19, banyak hal-hal yang tidak bisa terduga.
Terutama bagaimana pandemi COVID 19 ini masih bisa menjaga ekonomi rakyat kecil.
"Jika perang itu ada lindung tinjau, lindung tembak, kita bisa mengetahui musuh di mana. Lah ini, emang tahu virus di mana?. Jokowi itu mempertimbangkan bagaimana ekonomi rakyat kecil. Perlu keseimbangan antara penanggulangan kesehatan dan ekonomi, posisi ini yang berusaha dicapai," terang Luhut.
Karena itu, perlu ada teladanan terutama sosok pemimpin yang memberikan contoh baik.
Luhut mengungkap banyak pemimpin yang intelektual namun tidak mampu memberi contoh yang baik.
"Pemimpin itu harus loyal pada sistem, cuba bagaimana jika pemimpin tidak beri contoh. Bagaimana rakyatnya?," tanya Luhut.
Berita Terkait
-
Luhut Sebut Rakyat Beruntung Punya Jokowi: Pemimpin Sederhana, Tanggung Jawab
-
Deddy Corbuzier Tanya Kepemimpinan Presiden, Luhut Singgung Maling saat Bicara soal Jokowi
-
Sapi Kurban Jokowi untuk Sumbar Dibandrol Rp 85 Juta, Beratnya 1,2 Ton
-
Blak-blakan, Luhut Pandjaitan Bongkar Mafia Obat Tidak Suka Dengan Hal Ini
-
Jarang Bongkar Urusan Rumah Tangga, Luhut Akhirnya Ngaku Kena Ultimatum dari Istri
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
Terkini
-
BRIZZI ARKIV Hadir di Blok M Hub, Saatnya Bawa Pulang Karya Lokal!
-
Bara dari Bumi, Jalan Menuju Kedaulatan Energi
-
BRI Salurkan KPP Rp427,5 Miliar untuk Perkuat Akses Pembiayaan Perumahan
-
Nikmati Diskon 25% Produk Jus Buah Boost Pakai Promo BRI Kartu Kredit
-
Gugatan 25 Media di Palembang Tak Dapat Diterima, Hakim Nilai Perkara Prematur