SuaraSumsel.id - Setelah dua pekan menghilang dari publik, Penyiar Gofar Hilman akhirnya muncul dengan memberikan pernyataannya. Di kanal YouTube yang diberi judul "Apa Kabar", ia masih menyangkal melakukan pelecehan seksual seperti yang ditudingkan kepadanya.
Padahal, LBH APIK yang khusus membuka posko bagi korban pelecehan si Gofar Hilman, mengungkapkan terdapat delapan korban pecelahan yang membuat pengaduan.
"Jadi selama dua minggu ini gue berdiam diri dan tidak membenarkan hal itu, bukan berarti gua membenarkan hal itu," ujar lelaki 38 tahun tersebut.
Gofar mengaku mentalnya sempat turun karena sentimen masyarakat terhadap dirinya. Ia pun terheran mengapa gadis yang mengaku menjadi korban pelecehan tersebut menyerangnya.
"Down ya pasti down. Ya karena, gue melihat sentimen publik yang menyudutkan gua seakan-akan gua pribadi yang sangat buruk, tanpa mengenal gua secara pribadi," tutur Gofar.
Kini selama dua minggu tidak terdengar kabarnya, Gofar Hilman bantah lakukan pelecehan seksual.
Gofar pun sempat berpikir apakah karena penampilannya yang tato-an, sehingga dirinya seolah-olah bisa menjadi 'sasaran empuk' untuk dituduh melakukan pelecehan seksual.
"Apakah karena penampilan gua? Apakah karena cara bertutur kata gua? Apakah karena cara gua berinteraksi sama orang?," tutur Gofar dalam video singkat tersebut.
"Itu gak fair buat gue. Ya memang gue sering ngomongin seks dan perempuan, tapi itu semua jelas, jelas banget bahwa semuanya harus konsensual atau suka sama suka, dan yang penting bertanggung jawab," imbuhnya.
Baca Juga: Akhir Juni, Sumsel Terima Tambahan 208.700 Dosis Vaksin COVID-19
Gofar pun meminta maaf apabila tutur kata dan konten yang ia bawakan mungkin tidak diterima oleh banyak orang.
"Jadinya kayak, 'wah, ini cocok banget, dia pasti ngelakuin hal ini. Gofar pasti ngelakuin hal ini, nih'. Karena gue sangat fit the profil (cocok sebagai pelaku). Stigma pelecehan seksual tersebut, kayak cocok banget sama gue gitu," sambungnya.
Apabila pemikirannya tersebut memang yang sebenarnya terjadi, Gofar merasa hal itu tidak adil.
Berita Terkait
-
Gofar Hilman Minta Maaf, Tapi Bukan Akui Tindakan Pelecehan Seksual
-
Isu Lecehkan 8 Perempuan, Gofar Hilman Down: Semua Menyudutkan Gue
-
Gofar Hilman Come Back: Stigma Pelecehan Seksual Cocok Banget Sama Gue
-
Attila Syach Dipolisikan Terkait KDRT, Febby Rastanty Positif Corona
-
Gofar Hilman Tanggapi Tuduhan Pelecehan: Sentimen Publik Sudutkan Gue
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Dukung Pendidikan, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Keistimewaan di Sequoia School
-
Harga Rp2,6 Jutaan, realme C01 Punya Baterai 6.500 mAh dan Fitur NFC
-
Dari Ruang Kerja, Pekerja Kilang Plaju Lahirkan 180 Inovasi
-
Belajar Mengelola Lahan Tanpa Membakar di Desa Gambut
-
Sidang Roy Suryo, Jokowi Beberkan Riwayat Pendidikan dan Mata Kuliah Pilihan di UGM