SuaraSumsel.id - BUMD Provinsi Jawa Barat, PT. Agro Jabar melakukan perjanjian kerjasama dengan PT. Pupuk Sriwijaya atau PT. Pusri sekaligus bersama Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Banyuasin.
Sebagai langkah perjanjian kerjasama, Ridwan Kamil membeli jagung dari Banyuasin guna memenuhi kebutuhan Jabar yang mencapai 25.000 ton per bulan.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, pembelian ini akan dilakukan BUMD PT Agro Jabar dengan difasilitasi oleh PT Pupuk Sriwidjaya atau PT. Pusri yang memiliki program Agro Solution.
“Kebutuhan jagung cukup tinggi, dan kita (Jabar) tidak mampu penuhi sendiri karena lahan sangat terbatas. Itulah saya datang ke Sumsel. Untuk tahap pertama, kami beli jagung dulu,” kata Ridwan Kamil setelah menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Agro Jabar, PT Pusri dan Pemkab Banyuasin.
Kabupaten Banyuasin yang memiliki potensi luas lahan akan mengembangkan tanaman jagungnya demi memenuhi kebutuhan Jabar itu.
Dalam proses ini, akan dikawal oleh PT Pusri yang memiliki program Agro Solution sehingga capaian produksi sesuai harapan karena dilakukan pemupukan dan teknologi pertanian dengan tepat.
Selain Sumsel, Ridwan Kamil juga tak membantah bahwa daerahnya juga mendapatkan tawaran serupa dari daerah lain, seperti Papua. Namun lantaran Sumsel ‘jemput bola’ maka Jabar juga merespon positif.
"Ke depan akan dilihat lagi seperti apa, bisa jadi tidak terbatas pada jagung, ada komoditas lain," kata dia.
Direktur Utama PT Pusri Tri Wahyudi Saleh mengatakan terjalinnya hubungan antara produsen dan pembeli (offtaker) ini merupakan wujud nyata dari program Agro Solution.
Baca Juga: 158 Atlet dan Pelatih di Sumsel Divaksin COVID 19
“Di sinilah peran kami (Pusri), yakni membantu petani untuk langsung menemukan pembelinya,” katanya.
PT Pusri akan melakukan pengawalan mulai dari proses penanaman, pasca panen, hingga pemasaran setelah disepakati bahwa Banyuasin yang menyediakan petani dan lahan pertaniannya.
Sementara itu, Bupati Banyuasin Askolani mengatakan adanya kolaborasi dari berbagai pihak ini semakin melecut semangat daerahnya untuk meningkatkan sektor pertanian.
Dengan luas baku sawah 183.000 Hektare atau menjadi yang terluas di wilayah Sumatera, tentunya Banyuasin menjadi daerah dengan keunggulan sendiri sebagai lumbung pangan di Tanah Air.
Apalagi saat ini Banyuasin sudah ditetapkan pemerintah sebagai lokasi program Food Estate (lumbung pangan baru multi komoditas).
“Saya sangat sepakat, untuk tahap awal produk jagung dulu. Karena kami sudah mendapatkan arahan dari penyuluh pertanian IPB yang mengatakan untuk IP300 (tanam ketiga) sebaiknya tanaman jagung karena cuaca kurang baik untuk padi,” kata dia. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Bayi Cantik Ditemukan Terbungkus Plastik di WC SPBU, Ini Kondisi Terakhirnya
-
Respons Jabar Siaga Covid-19, Kota Bandung Lakukan Ini
-
Dear Ridwan Kamil, Akang Diminta Perbanyak WiFi Gratis di Jabar
-
Aktivis Papua Sebut Hanya Prabowo dan Airlangga Paling Kompeten Jadi Presiden
-
Dua Hari Pencarian, Ibu di Banyuasin Diterkam Buaya Belum Ditemukan
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Sebelum Tragedi Bali, Deretan Kasus Main Hakim Sendiri di Sumsel Sudah Berulang Kali Terjadi
-
Sungai Musi dan Jejak Batu Bara: Ketika Jalur Logistik Bertemu Krisis Ekologi
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor