SuaraSumsel.id - Kebutuhan uang kartal menjelang Lebaran dipastikan meningkat, termasuk juga pecahannya. Karena itu, Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Selatan menyediakan Rp 3,15 triliun pecahan uang kartal guna penukaran menjelang lebaran Idul Fitri tahun ini.
Bank Indonesia juga telah mempersiapkan ketersediaan uang kartal senilai Rp 9,4 triliun termasuk pada penarikan secara tunai melalui kantor layanan perbankan seperti halnya Anjungan Tunai Mandiri atau ATM di Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung dan Bengkulu.
Pada tahun ini, kebutuhan uang kartal pada periode Ramadhan dan Idul Fitri meningkat 60 persen dibandingkan tahun lalu sebesar Rp 2,97 triliun.
"Perkiraan tersebut diperoleh dari proyeksi kebutuhan perbankan di Provinsi Sumatera Selatan,"ujar Kepala Bank Indonesia Sumatera Selatan, Hari Widodo, Jumat (23/4/2021).
Untuk memudahkan masyarakat melakukan penukaran uang pecahan kecil, Bank lndonesia bekerja sama dengan 28 bank umum melaksanakan layanan penukaran uang pecahan kecil di 169 titik lokasi kantor cabang bank umum yang ada di wtlayah Provinsi Sumatera Selatan.
Penukaran dapat dilakukan pada setiap hari kerja sampai dengan tanggal 1 1 Mei 2021.
Seperti tahun lalu, pertimbangan resiko penyebaran virus COVID 19 sekaligus masih berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro maka Bank Indonesia tidak menyelenggarakan layanan penukaran ritel bersama perbankan di tempat umum.
"Karena itu, layanan dimaksimalkan di perbankan," pungkas Hari.
Baca Juga: BI Sumsel Siapkan Rp 9,4 Triliun Uang Kartal Saat Ramadhan dan Lebaran
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kabut Asap Kembali Selimuti Palembang, 4 Wilayah Catat Kualitas Udara Berbahaya
-
Karhutla Sumsel: 20 Korporasi Masuk Penyidikan, Identitas 4 Perusahaan Baru Belum Dibuka
-
KMP Batumandi Terbakar di Merak, 4 ASN Ogan Ilir Hendak Konsultasi ke BKN dan Kemendagri
-
Bobby Rizaldi Disebut dalam Dakwaan Suap Rp500 Juta, Temuan BPK Muara Enim Turun Jadi Rp2,32 Miliar
-
Ngaku Pegawai Kemenkumham, Pria di Palembang Tipu Korban Rp250 Juta demi Lulus CPNS