SuaraSumsel.id - Kepolisian daerah (Polda) Sumatera Selatan memperketat pengamanan puluhan gereja menjelang perayaan hari raya Paskah, Minggu (4/3/2021). Hal ini dilakukan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan saat ibadah umat kristiani tersebut.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengatakan sejumlah personel kepolisian pun mulai dipersiapkan guna mengamanan di gereja-gereja mulai Kamis (1/4/2021) besok. Hal tersebut dikarenakan rangkaian paskah dimulai dengan Kamis putih yang juga bakal digelar ibadah di gereja.
"Mulai besok, kita sudah terjunkan personil, ada pengamanan langsung dan patroli. Sifatnya disesuaikan dengan kebutuhan gereja bersangkutan," terang ia, Rabu (31/3/2021).
Setelah kamis putih, acara ibadah dilanjutkan Jumat Agung dan malam puncak paskah yakni pada Sabtu (3/4/21) malam.
Pengamanan juga berbeda kali ini. Polda Sumatera Selatan mengakui pengamanan diperketat setelah peristiwa aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3/21) lalu.
"Yang paling penting bapak Kapolda menjamin keamanan masyarakat Sumsel yang akan melaksanakan ibadah Paskah, yang diketahui akan berlangsung pada tanggal 2 hingga 4 April mendatang," katanya.
Aparat kepolisian pun sudah berkordinasi dengan pihak gereja - gereja guna menempatkan personel kepolisian guna berjaga langsung atau patroli perjam.
Khusus di Kota Palembang sendiri akan diturunkan anjing pelacak saat pengamanan di gereja-gereja.
"Terkhusus gereja - gereja yang menjadi pusat peribadatan umat, pihak kepolisian akan melakukan sterilisasi sebelum pelaksanaan misa. Tak hanya menurunkan anjing K9, Polda Sumsel turut menurunkan jihandak untuk melakukan sterilisasi," pungkasnya.
Baca Juga: Usai Tahan Empat Tersangka, Kejati Geledah Kantor Gubernur Pemprov Sumsel
Kontributor: Andika
Berita Terkait
-
Amankah Ibadah Paskah, Penembak Jitu dan Jihandak Dikerahkan di Kota Solo
-
Penembak Jitu dan Penjinak Bom Amankan Ibadah Paskah di Solo
-
Kecam Aksi Pasutri Bomber Gereja Makassar, PBB: Keji dan Pengecut!
-
Jelang Paskah, Penjagaan Gereja Katedral Makassar Diperketat
-
Polres Mesuji Perketat Penjagaan Gereja Jelang Paskah
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar
- 4 Slip On Lokal Terbaik Menurut Review Pengguna, Empuk Buat Jalan Jauh hingga Jogging
Pilihan
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
Terkini
-
BNPB Evaluasi Teknologi Dry Ice, Berpeluang Diterapkan di Daerah Terdampak Karhutla
-
Bukan Sekadar Asap Kiriman, 452 Hektare Lahan Palembang Terbakar di Tengah Ekspansi Properti
-
Rangkuman Kericuhan Demo Karhutla Sumsel: Ormas Berbaju Hitam, 2 Jurnalis Dianiaya, 2 Tersangka
-
Butuh Lapor Polisi di Sumsel? Ini Nomor WhatsApp Kapolda dan 18 Kapolres
-
794 Titik Panas Terdeteksi di Sumsel, 473 Berada di OKI, Udara Palembang Masih Berbahaya