SuaraSumsel.id - Kecelakaan maut dialami bus pariwisata Sri Padma Kencana, Rabu (10/3/2021) malam hari. Bus yang mengangkut rombongan pelajar SMP T Al Muawwanah, Cisalak, Kabupaten Subang usai melakukan ziarah.
Pada kecelakaan itu, penumpang yang selamat mengungkapkan bahwa sebelum bus oleng banyak penumpang yang teriak takbir.
Dari peristiwa itu, 27 orang penumpang tewas.
Bus yang berisikan 66 penumpang, dinyatakan tim SAR tereperosok ke dalam jurang dengan kedalaman sekitar 20 meter, tepatnya di jalan Raya Sumedang – Cibereum.
Jalan yang menjadi akses penghubung antara Kabupaten Garut dengan Kabupaten Sumedang.
Menurut korban penumpang yang selamat, sebelum bus pariwisata Sri Padma Kencana terperosok ke dalam jurang, bus tersebut bergoyang-goyang kemudian tejadi oleng sehingga tercium bau sangit kampas rem karena diduga remnya blog.
Dilansir dari hop.id - jaringan Suara.com, salah satu korban yang berhasil selamat dari kecelakaan maut itu adalah Eha Nuraeti (55).
Ia mengungkapkan bus sempat oleng sebelum terjun ke jurang. Betapa terkejut kala supir berjerit menyatakan rem bus yang dikemudikannya itu blong.
Hingga akhirnya pada tikungan yang cukup curam, bus tersebut terjungkal terjungkal ke dasar jurang di Tanjakan Cae, Wado, Sumedang.
Baca Juga: Menanggulangi Banjir, Lima Sungai di Sumsel Ini Dinormalisasi
"Sesaat sebelum jatuh para penumpang terdengar berteriak, mengucap takbir bahkan ada yang bersolawat," ucapnya.
Berita Terkait
-
Doa untuk Korban Kecelakaan: Bacaan Latin dan Artinya
-
Kecelakaan Bus di Sumedang, Polri: Diduga Kelebihan Muatan Penumpang
-
Data Korban Tewas dan Kronologi Kecelakaan Maut Bus Pariwisata di Sumedang
-
Hendak Menyeberang, Pengendara Motor Dihantam Truk di Jalan Srandakan
-
Truk Muatan Kayu Gelondongan Hilang Kendali, Sopir Tewas Terjepit
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Sumsel Jadi Proyek Percontohan Teknologi Dry Ice, Benarkah Bisa Mengatasi Kabut Asap?
-
Kabut Asap Belum Usai, 6 Penerbangan Bandara SMB II Palembang Kembali Terganggu
-
Demo Karhutla Berujung Pengeroyokan 2 Wartawan, Polisi Tangkap Terduga Provokator dan Sita 2 Sajam
-
AJI Palembang Desak Pelaku Pengeroyokan Wartawan di Polda Sumsel Ditangkap
-
POSPERA Sumsel Kecam Aksi Premanisme Ormas di Polda Sumsel, Desak Korporasi Pelaku Karhutla Ditindak