SuaraSumsel.id - Keindahan Maldives seolah membayangkan liburan kelas atas, ada wanita seksi berbikini hingga pesta nan mahal. Namun besar kemungkinan, banyangan tersebut terpatahkan jika kamu sudah mengetahui sederet soal Madives yang jarang diketahui.
Berikut fakta Meldives yang perlu anda ketahui :
90 persen wanita asli Maladewa mengenakan jilbab
Tak banyak yang menyadari bahwa mayoritas penduduk Maldives menganut Islam. Agama Islam bahkan diterapkan begitu melihat keseharian masyarakatnya.
Baca Juga: 4 Kasus Corona B117 Inggris Terdeteksi di Sumsel, Kaltim, Kalsel, dan Sumut
Di Maldives, 90 persen wanita mengenakan hijab. Kian pelosok, kian gelap dan tertutup hijab yang mereka kenakan. Bahkan renang juga nutup aurat
Sebab Islam diterapkan begitu ketat dalam keseharian masyarakatnya, wanita setempat bahkan berenang di pantai dengan mengenakan jilbab.
Dilarang mengenakan bikini
Pemerintah setempat juga melarang para turis untuk berenang dengan menggunakan bikini di pantai publik.
Para wisatawan yang hendak menikmati liburan khas pesisir hanya diperbolehkan mengenakan celana pendek dan kaus.
Baca Juga: Sebut KLB Bodong, DPD Partai Demokrat Sumsel Sepakat Dukung AHY
Lantas dimanakah Maldives yang terkenal dengan kehidupan pesta nan bebas? Pantai khusus turis dipisahkan
Nah, untuk memfasilitasi hasrat liburan turis-turis yang kepincut pesona ala Maldives, Pemerintah setempat lantas memisahkan pantai publik dengan pantai khusus turis.
Pantai khusus tersebut bahkan dipagari dan di dalamnya, para wisatawan bebas mengenakan bikini.
Berbeda dengan pantai publik yang mewajibkan setiap orang untuk menutup aurat dan berpakaian sopan.
Hari Jumat menjadi hari libur nasional
Pemerintah Maldives juga memberlakukan libur nasional di hari Jumat bagi setiap istansi.
Saat hari Jumat, semua kantor pemerintahan ditutup.
Bahkan saat salat Jumat, toko-toko ditutup, kapal berhenti beroperasi, bahkan bandara juga ditutup. Tak sulit menemukan masjid
Tak sulit menemukan masjid berdiri di banyak tempat di Maldives.
Bahkan sebagian besar masjid, merupakan masjid kuno yang telah berumur ratusan tahun. Di sini, ada aturan khusus lho yang mengharuskan wisatawan yang tak mengenakan jilbab untuk turut menutup aurat.
Setiap yang hendak masuk masjid akan dipinjamkan hijab syar'i panjang nan membungkus seluruh tubuh lengkap dengan kerudungnya.
Musik diharamkan
Bahkan penganut Islam dengan kepercayaan tertentu mengharamkan musik dan membuka kelas senam tanpa musik.
Di Maldives, informasinya Islam radikal juga banyak.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
-
Instruksi Gubernur Aceh: Warga Kini Wajib Salat Berjamaah, Bagaimana Reaksi Mereka?
-
Mengapa Rezeki Bisa Seret? Ini Penyebabnya dalam Islam
-
Bolehkah Menikah dengan Sepupu? Ini Hukumnya dalam Islam
-
Menikah dengan Sepupu, Halal atau Haram dalam Islam? Ini Penjelasannya
-
Cek Fakta: Kim Jong Un Masuk Islam Setelah Berkunjung ke Indonesia
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Tangisan Pilu dI Rumah Kosong, Warga Syok Temukan Bayi Perempuan di Garasi
-
Ambulans RSUD Kosong Sopir dan BBM, Keluarga Nangis Histeris Urus Jenazah Sendiri
-
Guru Silat di Ogan Ilir Jadi Tersangka Pencabulan Santri, Diduga Lakukan Berkali-kali
-
WNA Rusia di Palembang Jadi Korban Curanmor, Drone dan GoPro Raib
-
Sayang Dibuang! Ini Cara Benar Simpan Kue Basah Palembang Pasca Lebaran