SuaraSumsel.id - Tes urine yang dilakukan Polda Sumatera Selatan secara acak, Senin (22/2/2021) ternyata berbuah manis. Dari ratusan personil yang dites, satu orang bintara dinyatakan positif narkoba.
Hasil tes ini pun dibenarkan oleh Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Prof Eko Indra Heri ketika dikonfirmasi, Selasa (22/2/2021).
Sayangnya, Kapolda hanya menjawab singkat.
Dibenarkannya ada anggota yang kedapatan tes urinenya positif.
Namun, Kapolda Irjen Pol Eko membenarkan anggota yang kedapatan positif narkoba tersebut sedang diperiksa dan diproses disiplin tanpa menjelaskan terang jenis narkoba yang dikonsumsi anggotanya tersebut.
"Bintara sedang diperiksa dan proses disiplin," kata Eko singkat.
Senin (22/2/2021) pagi, sebanyak 130 orang anggota Dit Samapta Polda Sumsel di tes urine secara acak. Proses acak dilakukan tanpa nomor urut dan kemungkinan tes akan dilakukan berulang pada satuan yang sama.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi memastikan tes dilakukan secara acak agar anggota tidak bisa lagi menghindar sekaligus akan dilakukan tes berulang.
Tes ini pun dilakukan setelah kasus Polsek Astanaanyar, terkait narkoba.
"Program bapak Kapolri berharap agar tidak ada lagi anggota terlibat narkoba, mengantisipasi keterlibatan dengan melakukan tes urine secara acak dan berulang," ucapnya kepada awak media, Senin.
Baca Juga: Terbit Edaran Gubernur, Belajar Daring di Sumsel Bisa Diakhiri Februari Ini
Jika berdasarkan hasil tes urine terdapat anggota yang positif narkoba maka pilihannya hanya dua opsi. Pertama, anggota terancam dipidanakan atau pilihan kedua diberhentikan dari kesatuan.
"Ini penegasan Bapak Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Eko Indra Heri, tadi pagi ya. Pilihannya hanya dua itu," ucap Supriyadi.
Reporter: Andika
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
HUT RI ke-81, Mitra Grab Palembang Rayakan Semangat Gotong Royong Bersama 810 Mitra
-
Pemkot Palembang Tak Lagi Menanggung 5.502 Guru PPPK, Ini Dampaknya bagi APBD