Kader yang sudah bersusah payah mendapatkan kursi, malah harus menyetor untuk memimpin partai di daerah atau maju di pemilihan kepala daerah (Pilkada).
Harusnya, sambung ia, partai terimakasih sudah mendapatkan perolehan kepercayaan masyarakat sebanyak itu.
"Orang kita sudah berdarah-darah dapat kursi, padahal pengalaman kader bangun partai juga sudah keluar duit (uang) banyak," cetus ia.
Akhirnya Marzuki Alie mengungkapkan jika mengelola partai tidak cukup hanya hasil survei. Jika mencari calon pemimpin negara atau kepala daerah bisa saja menggunakan hasil survei namun belum untuk seorang memimpin partai.
"Saya ingat kata pak Habibie berbicara pada anaknya Ilham, kalimatnya, kamu boleh lebih pintar dari bapakmu tapi pengalaman harus kamu lalui. Itu yang luar biasa, pemimpin yang besar bukan karena mengantung. Itu tidak akan kuat," beber Marzuki.
Malah Marzuki sempat memuji sosok Ibas yang menurutnya menjalani proses dan sudah berpengalaman di internal partai. "Harusnya mengikuti mekanismenya, aturannya," tegas Marzuki Alie.
Berita Terkait
-
Analis: Demokrat Sudah Masuk Tahap Politik Milenial
-
Viral Diduga Preman Lakukan Pemerasan di Medan, Polisi Turun Tangan
-
Diisukan Terlibat Kudeta PD, Marzuki Alie: Saya Kritis, Makanya Difitnah
-
Demokrat: Dua dari Empat Faksi Pendukung Moeldoko Hanya Catut Nama
-
Partai Demokrat Sragen: Kami 100 Persen Loyal Kepada AHY
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Golkar Sumsel Bersiap Gelar Musda, Mampukah Partai Kembalikan Kekuatan Politiknya?
-
Semen Baturaja Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar, Perkuat Ketahanan Energi Industri
-
BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan dan Hadirkan Akad Massal 62 Ribu KPR FLPP
-
Detik-detik Wagub Babel Ditahan, Pakai Rompi Tahanan Merah lalu Bungkam
-
Kartu ATM Tertelan, Saldo Rp17 Juta Raib, Begini Kronologi yang Dialami Nasabah di Palembang