SuaraSumsel.id - Kota Pangkalpinang yang merupakan ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat skala Mikro (PPKM).
Kebijakan ini disampaikan Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman Djohan di Pangkalpinang, Kamis (11/2/2021). Dikatakan Erzaldi, PPKM skala mikro diberlakukan pada kota Pangkalpinang yang telah masuk zona merah COVID-19.
Berdasarkan laporan kasus Covid-19 per 8 Februari 2021, pasien terkonfirmasi Covid-19 yang diisolasi mencapai 781 orang dengan angka tertinggi, di Pangkalpinang sebanyak 667 kasus atau 85 persen.
Menurut dia, kriteria zonasi pengendalian disesuaikan kondisi wilayah, seperti pada zona hijau, zona kuning, zona oranye, dan zona merah dengan skenario pengendalian oleh satgas-satgas Covid Provisi dan kabupaten/kota.
"Selain itu, dalam laporannya tidak hanya kepada provinsi, kabupaten, maupun kota, akan tetapi juga ke level kelurahan hingga RT/RW," ujar ia.
PPKM skala mikro akan diterapkan dengan memberikan fasilitas untuk tes usapan (swab) antigen sebanyak 30.000 yang ada di Babel.
Ia menegaskan keberadaan Kampung Tegep Mandiri (KTM) masih aktif sangat penting, agar peran dan fungsi KTM selaku posko di tingkat kelurahan dan desa lebih optimal.
KTM sendiri sudah terbentuk dan hampir 99 persen dari desa dan kelurahan di Babel sudah memiliki KTM yang cara kerjanya mengadopsi sistem sinergi PPKM.
Sedangkan pengendaliannya, akan memaksimalkan 3T yang komandonya ada di puskesmas masing-masing. Hal ini dilakukan agar masyarakat Babel dapat merasa terlindungi kesehatanya.
Baca Juga: Jelang Imlek, Harga Karet Sumsel Stabil Rp 19.000/kg
Berita Terkait
-
Pemprov DKI Sebut 1.088 Perusahaan Ditutup Imbas Karyawan Positif Covid-19
-
Penyekatan Kendaraan di Gerbang Keluar Tol Cileunyi
-
Jokowi: Jangan Sampai yang Kena Virus 1 Orang di RT, Seluruh Kota Lockdown
-
212 RT di Kota Cimahi Masuk Zona Kuning Covid-19
-
Pengusaha Minta Karyawan Tak Liburan ke Luar Kota di Imlek Tahun Ini
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Bakar Rumah Mantan Mertua di PALI, Ayu Nyaris Diamuk Warga Usai Menyerahkan Diri
-
Lahan Basah Sungai Musi dalam Catatan, Ingatan dan Rasa Taufik Wijaya
-
PTBA Perkuat Program Pemberdayaan Masyarakat, Bidik Dampak Nyata dan Berkelanjutan
-
Transportasi Umum Palembang Dinilai Mundur, Surat Terbuka untuk Ratu Dewa: Kritik Kami Dibungkam
-
Gegara Limbah, 3 Pabrik Tahu di Palembang Disegel, Belasan Usaha Lain Jadi Sorotan