SuaraSumsel.id - Sebuah mobil Suzuki Carry terbakar di SPBU di Teluk Kijing III Dusun VI Desa Teluk Kijing III Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin, Selasa (9/1/2021) malam.
Terbakarnya mobil berwarna merah ini terekam oleh CCTV di SPBU bernomor 24.307.172 tersebut.
Di video tersebut, nampak petugas SPBU tengah mengisi bahan bakar ke mobil suzuki carry tersebut. Tetiba langsung muncul sumber api yang menyambar bagian mobil berasal dari bagian depan.
Api lalu menyambar ke bagian mobil lainnya.
Akibatnya pegawai SPBU dan penumpang di dalam mobil terkejut dan berusaha menjauhi lokasi kejadian.
Kapolres Musi Banyuasin AKBP Erlin Tangjaya mengungkapkan peristiwa kendaraan terbakar tersebut terjadi pada pukul 18.20 wib, Selasa (9/2/2021).
Akibatnya, tiga orang menjadi korban yakni satu orang karyawan SPBU Ifran Soni, dan dua orang penumpang mobil, Alip dan Adit.
Kebakaran yang terjadi di pompa IV dengan bahan bakar premium dan pertalite ini bermula saat mobil suzuki carry dengan nomor polisi BG 2992 MA mengisi bahan bakar premium.
Lalu saat operator SBPU, Irfan Soni mengisikan bahan bakar ke tangki bensin, namun tetiba mobil meledak dan mengeluarkan api.
Baca Juga: Ini Alasan Dokter Kecantikan Richard Lapor Kartika Putri ke Polda Sumsel
Api menyambar tubuh operator hingga mengalami luka di bagian pinggang sampai kaki. Selain operator juga terdapat dua penumpang yang berada di dalam mobil juga menjadi korban, Alip (15), dan Adit (16).
"Kedua korban di dalam kendaraan berhasil keluar. Juga mengalami luka bakar setelah ditolong dipadamkan dengan menggunakan apar selama 20 menit," ujar Kapolres, Rabu (10/2/2021).
Sekitar pukul 18.40 wib, api di kendaraan berhasil dipadamkan.
"Belum diketahui penyebabnya, namun faktanya mobil itu menggunakan tangki tambahan yang telah dimodifikasi," ujar ia.
Erlin memastikan jika saat pengisian bahan bakar, terdapat penumpang yang bermain ponsel duduk di depan itu.
"Polisi masih akan memperdalam penyebab terbakarnya mobil di SPBU tersebut," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Apa Itu Etomidate? Zat yang Ditemukan Bersama 6.000 Pil Ekstasi di Palembang