SuaraSumsel.id - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan dilaporkan telah mencabuli enam orang bocah.
Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kabupaten OKU, Hasmiati, menuturkan pihak telah mendapat laporan pencabulan anak sejak 21 Januari 2021 lalu laporan tersebut pun sudah diteruskan ke Polres Ogan Komering Ulu (OKU).
Menurut ia, LPAI Kabupaten OKU terus mengawal kasus tersebut hingga pelaku ditangkap dan diadili karena tindakan pelaku sudah di luar kewajaran.
LPAI OKU juga akan kembali mendatangi Mapolres OKU pada 25 Januari 2021 mendatang untuk menyerahkan bukti dan mendatangkan para saksi.
Para korban diantaranya M, S, A, P, R dan H.
Kejadian ini bermula dari laporan salah satu orang tua korban, R, Minggu (24/1/2021). Diungkapkan R, pelaku melakukan perbuatan asusila di kebun jagung, di kawasan Kemelak, Baturaja Timur.
R mengaku, baru mengetahui pelecehan seksual tersebut setelah salah satu teman anaknya berinisial M pulang ke rumah dan mengeluh sakit di bagian anusnya.
"Awalnya korban enggan mengaku, bahkan pelaku juga sempat menjemput korban untuk kembali bekerja dengannya, tapi menolak," katanya seperti dilansir dari ANTARA.
Setelah didesak, korban M mengaku ternyata sering disodomi oleh pelaku saat bekerja di kebun tersebut.
Baca Juga: Digerebek Istri Lagi "Ngamar" di Hotel, ASN Ini Malah Membangkang
"Bahkan, setelah kami tanya ternyata anak-anak kami juga menjadi korban RH," ungkapnya. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Skandal Asusila di Balik Ponpes Lahat: Polisi Tidak Proses Hukum karena Permintaan Korban
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan Lewat 1,18 Juta BRILink Agen