SuaraSumsel.id - Pelaku Agus Saputra (24) yang menghabisi nyawa perempuan beranak dua di sebuah kamar hotel di Palembang, Sumatera Selatan mengaku menyesal atas tindakannya.
Di hadapan penyidik polisi, Agus mengaku menghabisi nyawa Yl (35) seorang perempuan dengan profesi open booking order (BO) karena kesal terhadap korban.
Agus mengaku baru mengenal korban Yl pertama kali. Keduanya terlibat komunikasi dengan aplikasi WeChat sekaligus bertransaksi.
Sebelum kejadian itu Agus mengaku tengah ingin menyalurkan syahwatnya, namun karena sang istri sedang berhalangan, ia pun iseng bermain aplikasi WeChat sekaligus bertransaksi dengan korban YL.
Keduanya akhirnya sepakat dengan waktu dan nilai yang harus dibayar. Agus yang sudah beristri itu mengaku sudah sepakat dengan harga Rp 400.000 selama tiga jam di kamar hotel tersebut.
Setelah tiba di kamar, keduanya terlibat obrolan dan akhirnya menjaln hubungan layaknya suami istri. Namun, Agus tetiba berang karena baru 20 menit main, korban YL sudah tidak bersedia melanjutkannya.
“Selama tiga jam bebas mau bermain berapa kali. Tetapi, baru berhubungan sekali sebentar saya mau menambah lagi sesuai perjanjian. Ia (korban) menolak sehingga saya kesal dan langsung membekap sampai tak bernafas, setelah saya ikat, saya pergi meninggalkan korban,” ucapnya kepada awak media seperti dilansir dari Sumselupdate (jaringan Suara.com).
Agus berhasil ditangkap tim gabungan Polrestabes dan Jatanras Polda Sumatera Selatan, Minggu (17/1/2021). Polisi juga mengamankan ponsel korban dan sepeda motor pelaku sebagai barang bukti.
Pada 8 Januari lalu, media sosial Palembang heboh atas temuan jasad perempuan di sebuah hotel.
Baca Juga: Kesal Hanya Main Sekali, Pria Ini Habisin Nyawa Janda Open BO
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
BRI Salurkan KPP Rp427,5 Miliar untuk Perkuat Akses Pembiayaan Perumahan
-
Nikmati Diskon 25% Produk Jus Buah Boost Pakai Promo BRI Kartu Kredit
-
Gugatan 25 Media di Palembang Tak Dapat Diterima, Hakim Nilai Perkara Prematur
-
Agus Rizal Divonis 1 Tahun 4 Bulan, Korupsi Perkimtan Palembang Rugikan Negara Rp1,68 Miliar
-
Sinergi Kilang Plaju dan R&P Sumatera Dorong Generasi Muda Jadi Agent of Change