SuaraSumsel.id - Kiprah Manchester United di ajang Piala Liga Inggris musim ini terhenti di babak semifinal. Tim besutan Ole Gunnar Solskjaer harus mengubur mimpi meraih gelar Carabao Cup setelah dipermalukan rival sekota, Manchester City.
Dalam pertandingan yang digelar di Old Trafford, Kamis (7/1/2021) dini hari WIB, United harus mengakui keunggulan rivalnya dengan skor 0-2.
Di sepanjang laga, United yang hanya mampu menguasai bola sebanyak 39 persen tak mampu berbuat banyak. Meski berhasil menahan gempuran tim besutan Josep Guardiola di 45 menit babak pertama, di babak kedua, gawang mereka pun kebobolan.
Gol pertama City dicetak oleh John Stones di menit ke-50. Sementara gol pengunci kemenangan Manchester Biru dibukukan oleh Fernandinho di menit 83.
Dengan kemenangan tersebut, City berhak atas tiket final Piala Liga Inggris musim ini. Di mana mereka telah ditunggu oleh tim besutan Jose Mourinho, Tottenham Hotspur.
Ini juga menjadi final Piala Liga Inggris keempat kalinya bagi City secara beruntun. Di tiga edisi sebelumnya, tim arahan Pep Guardiola itu selalu jadi juara.
Sementara di lain sisi, kemenangan City tersebut menandakan belum berakhirnya kutukan Manchester United di semifinal sejumlah kompetisi bersama Ole Gunnar Solskjaer.
Selama ditukangi manajer asal Norwegia itu, United selalu keok di empat pertandingan semifinal.
Musim lalu, MU tampil di tiga semifinal di tiga kompetisi berbeda. Ketiganya berakhir dengan kekalahan bagi Manchester Merah.
Baca Juga: Ditanya Soal Man City, Jawaban Mike Tyson Bikin Fans MU Senang
Di Piala Liga Inggris 2019/2020, MU juga disingkirkan oleh City di babak semifinal. Sementara di Piala FA, harapan MU untuk melangkah ke final dikandaskan oleh Chelsea.
MU juga terhenti di semifinal Liga Europa 2019/2020. Harry Maguire cs harus mengakui keunggulan wakil Spanyol Sevilla, dengan skor 1-2.
Kegagalan kali ini memang terasa begitu menyakitkan bagi United. Seperti yang diutarakan Solskjaer usai pertandingan.
Namun pelatih yang pernah dijuluki 'The Babyface Assassin' ketika masih berseragam United itu, tidak ingin meratap dan bertekad untuk bangkit.
"Kami ingin pergi ke final. Tapi itu tidak terjadi dan kami harus segera melupakan kekecewaan malam ini. Karena, pada hari Sabtu, Piala FA [melawan Watford], dan kemudian kami memiliki pertandingan liga besar melawan Burnley dan Liverpool dan, dalam waktu satu bulan, Liga Europa," kata Solskjaer.
"Cukup satu jam untuk meluapkan kekecewaan sebelum Anda pergi tidur tetapi kemudian Anda bangun besok pagi dengan sesuatu yang dinanti-nantikan. Semangat," sambungnya dikutip laman resmi klub.
Tag
Berita Terkait
-
Skandal Manchester City Picu Ketegangan Inggris-UEA, Ancam Investasi Rp500 Triliun
-
Detail Tuduhan 'Manipulasi' Bisnis Manchester City Hingga Ancaman Denda Rp2 Triliun
-
Manchester City Dinyatakan Bersalah atas 114 dari 115 Dakwaan Pelanggaran Finansial, Apa Hukumannya?
-
Gol Erling Haaland Dipastikan Offside, Kemenangan Manchester City Dibatalkan?
-
Gol Offside Haaland Disahkan Manchester United Dicurangi, Wasit VAR Dibebastugaskan
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Sumsel Dikepung 2.639 Titik Panas Hari Ini, Apa yang Sebenarnya Sedang Terjadi?
-
Harga Cabai Merah Palembang Rp70 Ribu per Kilogram, Stok Aman tapi Kenapa Tetap Mahal?
-
BRI dan GarudaMiles Tawarkan Ekstra 27.000 Miles Bagi Nasabah Infinite Prioritas
-
Kemarau Panjang, Air Bersih Siswa Sekolah Rakyat Empat Lawang Disuplai 2 Mobil Tangki
-
16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?