SuaraSumsel.id - Awal tahun ini diperkirakan masih menjadi puncak musim hujan. Karena itulah, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengimbau warga di Sumatera Selatan mewaspadainya.
Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Klas I Kenten Palembang Nandang Pangaribowo mengatakan wilayah Sumsel yang telah memasuki puncak musim hujan, yakni Kota Pagaralam, sebagian OKU Selatan, sebagian Empat Lawang dan Kota Lubuklinggau.
"Puncak musim hujan akan berlangsung sampai Maret 2021," ujarnya seperti dilansir dari ANTARA.
Menurut ia, saat ini curah hujan lebih besar disebabkan faktor meningkatnya suhu muka laut di Samudera Hindia sebelah barat Pulau Sumatera.
Peningkatan curah hujan juga dipengaruhi angin baratan dari Asia bagian Utara ke Barat yang membawa banyak uap air ke wilayah Asia. Secara umum kondisi musim hujan normal dan belum ditemukan anomali iklim.
Selain itu, menurutnya, wilayah Sumsel akan sedikit terdampak pergeseran La Nina yang membuat curah hujan bertambah 20 persen atau tidak terlalu signifikan.
"Untuk Januari 2021 BMKG tidak mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem seperti Desember 2020," tambahnya.
Namun, masyarakat diminta tetap waspada karena karakteristik curah hujan pada puncak musim hujan dapat mencapai 300 mm per bulan yang berpotensi menimbulkan bencana alam banjir dan longsor akibat curah hujan tinggi.
Ia menjelaskan pada 20 hari pertama Januari 2021, sebagian besar wilayah Sumsel diperkirakan mendapatkan curah hujan menengah antara 50-100 mm dengan peluang hingga Lebih dari 90 persen.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem di Kepri Diperkirakan Terjadi hingga 3 Januari
Sedangkan sebagian wilayah Musi Banyuasin, PALI, Muara Enim, OKU, dan OKU Timur diperkirakan berpeluang lebih dari 60 persen mendapatkan curah hujan lebih dari 100 mm. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Ketika Turbin Kembali Diharapkan Berputar, Rumah Kopi Pelakat Menunggu Energi dari Air
-
Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga
-
Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul
-
Banpres Karhutla Rp100 Miliar Sudah Turun, Kenapa Asap Masih Kepung Palembang?
-
Saat Air Menjadi Energi, Hutan Menjaga Nyala di Kawasan Panas Bumi Rantau Dedap