Iwan Supriyatna | Ria Rizki Nirmala Sari
Jum'at, 01 Januari 2021 | 14:04 WIB
Presiden Jokowi. [Foto: Sekretariat Presiden]

SuaraSumsel.id - Presiden Jokowi dalam pidatonya mengatakan, bahwa tahun 2020 dianggapnya sebagai tahun penuh ujian karena gempuran pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai.

"Kita semua mencatat tahun 2020 sebagai tahun ujian yang amat berat. Pandemi COVID-19 mengakibatkan krisis kesehatan dunia dan ekonomi dunia," kata Jokowi dalam pidato yang diunggah melalui kanal YouTube Sekretariat Kepresidenan, Jumat (1/1/2021).

Jokowi menjelaskan, bahwa 2021 menjadi tahun perdana untuk pemberian vaksin Covid-19. Ia mengatakan pemberian vaksin itu bakal dilakukan pada pertengahan tahun.

"Vaksinasi untuk mencapai herd immunity, kekebalan komunal, sehingga penyebaran Covid-19 bisa kita hentikan," ujarnya.

Selain itu, Jokowi juga menyebut kalau pemulihan ekonomi bakal terjadi pada 2021.

"Pemulihan ekonomi akan terjadi pada 2021. Insyaallah kita mampu mengatasi ujian berat ini. Tahun 2021 akan menjadi catatan sejarah sebagai tahun pemulihan kehidupan kita semua," katanya.

Pada kesempatan lain, Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Antonius Benny Susetyo mengungkapkan bahwa pergantian tahun itu mesti dimaknai sebagai refleksi visi ke depan.

"Pergantian tahun harus dimaknai sebagai refleksi untuk menatap harapan kedepan yakni bagaimana bangsa ini mampu bersatu padu menghadapi Covid-19," jelas Benny.

"Satu paduan di butuhkan dalam visi yang sama agar anak bangsa memiliki arah sama maka di butuhkan komitmen bersama selimut elment bangsa untuk memberikan kontribusi dalam menciptakan politik yang stabil dan produktif bagi tumbuhnya ekonomi."

Baca Juga: Jokowi: Kita akan Melewati Masa-masa Sulit Ini

Load More