SuaraSumsel.id - Foto yang memperlihatkan spanduk bergambar wajah pentolan imam besar Front Pembela Islam, Rizieq Shihab berkibar di jembatan Ampera, Rabu (2/12/2020) beredar di masyarakat Palembang, Sumatera Selatan.
Foto yang memperlihatkan spanduk berkibar di tengah badan jembatan Ampera itu juga bertuliskan Revolusi Akhlak.
Spanduk itu diperkirakan memiliki panjang sekitar 2 meter dan lebar 1,5 meter.
Selain spanduk, nampak juga aktivitas masyarakat bermotor di jembatan yang menjadi icon masyarakat Palembang tersebut.
Sehingga, diperkirakan pemasangan spanduk berlangsung pagi hari.
Meski tidak jelas betul siapa pemasangannya, polisi pun berkomentar akan pemasangan sepanduk ini.
Kapolrestabes Palembang,Kombes Pol Anom Setyadji menyatakan, jika hal tersebut dilakukan kelompok aneh guna mencari sensasi saja.
"Itu kerjaan kelompok aneh, mereka memasang spanduk untuk difoto. Setelah itu mereka langsung melepaskan spanduknya. Tujuannya untuk agar viral saja,"kata Anom kepada SuaraSumsel.id Rabu,(2/12/2020).
Menurut ia, pemasangan spanduk tidak dilakukan pada tempat yang seharusnya. Jembatan Ampera dinilai adalah icon Kota Palembang tentukan merusak estetika Kota.
Baca Juga: Ketua MUI Jabar: Azan Hayya Alal Jihad Lecehkan Islam, Polisi Harus Usut
"Jembatan Ampera juga bukan tempatnya, kalau mau pasang spanduk jangan di Ampera," ucapnya.
Sehingga, jika terdapat spanduk lainnya yang tidak sesuai, ia mengatakan akan berkordinasi dengan pemerintah daerah guna melakukan penertiban.
Namun Ketua FPI Sumatera Selatan, Imam Mahdi mengutarakan jika pemasangan tersebut bukan atas nama organisasional. Mereka ialah kelompok masyarakat yang spontan dan antusias memasang karena mencitai Habib Rizieq Shihab.
"Bukan FPI, tapi mereka yang sayang dan cinta pada Habib Rizieq Shihab," ujarnya dihubungi Suarasumsel.id.
Ia mengatakan pemasangan beleho atau spanduk ialah hal yang biasa yang bisa dilakukan oleh masyarakat. Siapapun yang ingin memasang baleho tentu diperbolehkan di negara ini, selagi tidak melanggar peraturan.
"Sehingga dengan pemasangan baleho itu, harusnya pemerintah daerah, pejabat tinggi di Sumsel, tak perlu baper. itu hal biasa," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
Nikmati Diskon 25% Produk Jus Buah Boost Pakai Promo BRI Kartu Kredit
-
Gugatan 25 Media di Palembang Tak Dapat Diterima, Hakim Nilai Perkara Prematur
-
Agus Rizal Divonis 1 Tahun 4 Bulan, Korupsi Perkimtan Palembang Rugikan Negara Rp1,68 Miliar
-
Sinergi Kilang Plaju dan R&P Sumatera Dorong Generasi Muda Jadi Agent of Change
-
Kabut Asap Palembang Hari Ini Berdampak ke Penerbangan, 4 Pesawat Sempat Tertahan