SuaraSumsel.id - Setelah sebelumnya dikabarkan dua tahanan narkoba meninggal dunia. Kini identitas satu tahanan meninggal dunia baru disiarkan Polrestabes Palembang.
Tahanan Satuan Reskrim itu bernama Tri Suryadi (20). Ia terjerat Undang-undang, kasus mebawa senjata tajam.
Tri meninggal dunia saat di RS Bhayangkara Palembang, Senin (23/11/2020) sekira pukul 22.50 WIB.
Dia dikabarkan meninggal karena sakit sakit meningo ensefalitis atau pembengkakan selaput otak.
Hal itu disiarkan oleh Kasubag Humas AKP Irene. Dia mengatakan, almarhum terhitung di tahan mulai hari Rabu, (11/11/2020) di rutan Polrestabes Palembang.
Kemudian pada hari Sabtu (21/11/2020) penyidik mendapatkan kabar dari Satuan Tahti Polrestabes Palembang jika tersangka mengalami keluhan sesak napas dibagian dada dan almarhum mengalami kejang-kejang.
Setelah mendapatkan kabar tersebut almarhum langusung larikan ke RS Bhayangkara untuk dilakukan rawat medis, rawat inap, dan langsung ditindak lanjuti oleh petugas medis.
"Pada hari Senin (23/11/2020) petugas medis RS Bhayangkara Palembang menyatakan bahwa almarhum sudah meninggal dunia," ujar Irene, Jumat (27/11/2020).
Surat pemberkasan almarhum telah lengkap dan tinggal penyerahan.
Baca Juga: Pamer Selfie dengan Jasad Maradona, Petugas Rumah Duka Dipecat
"Namun saat menunggu tahap kedua yang bersangkutan telah meninggal dunia," katanya.
Selanjutnya jenazah dibawa ke rumah duka guna roses pemakaman.
Sebelumnya tahanan di unit Narkoba Polrestabes Palembang juga meninggal dunia.
Kasat Narkoba Kompol Rivanda mengatakan tahanan itu meninggal di rumah sakit Bhayangkara.
Disebutnya tahanan itu bernama Hamdani (41) warga Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan 10 Ilir, Kecamatan Ilir Timur III Palembang. Kejadian sekitar pukul 05.30 WIB penjaga tahanan melaporkan ada tahanan yang sakit Senin (23/11/2020).
Kontributor : Muhammad Moeslim
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
BEM Unsri Akhirnya Turun Aksi Kritisi Pemerintahan Prabowo, Bawa 8 Tuntutan
-
EcoGrow Mom, Langkah PTBA Wujudkan Perempuan Tani Berdaya dan Sejahtera
-
Warga Dukung MBG Demo di DPRD Sumsel, Siapa Sebenarnya Massa yang Turun ke Jalan?
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Gejalanya Sering Dikira Sariawan Biasa
-
Bank Sumsel Babel Hadirkan BSB Prioritas, Layanan Perbankan Premium Sentuhan Personal