Scroll untuk membaca artikel
Farah Nabilla | Chyntia Sami Bhayangkara
Jum'at, 27 November 2020 | 15:59 WIB
Habib Rizieq Shihab. [YouTube/Front TV]

Sejak kecil, Rizieq tak menimba ilmu agama di pesantren. Rizieq menempuh pendidikan di sekolah umum di dekat rumahnya.

Lulus dari SDN 1 Petamburan pada 1975, Rizieq melanjutkan pendidikan sekolah menengah di SMP 40 Pejompongan, Jakarta Pusat.

Namun karena jarak sekolah dengan rumahnya yang terlalu jauh, Rizieq dipindahkan ke sekilah SMP Kristen Bethel Petamburan karena jaraknya yang dekat dengan rumah. Ia lulus dari sekolah Kristen itu pada 1979.

Pada 1983, Rizieq mengambil kelas Bahasa Arab di Lembaga Ilmu Pengatahuan Islam dan Arab (LPIA).

Baca Juga: Rizieq Sakit usai Bikin Kerumunan, Kapolda Metro: Positif Thinking Aja

Setelah satu tahun menempuh studi di sana, Rizieq mendapatkan tawaran beasiswa dari Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk kuliah di Arab Saudi.

Rizieq melanjutkan program sarjana jurus jurusan studi Agama Islam (Fiqih dan Ushuk Fiqh) ke King Saud University yang ditempuh selama empat tahun. Lalu di tahun 1990, Rizieq lulus lengkap dengan predikat cum laude.

Rizieq menikah pada 11 September 1987 dengan Syarifah Fadhlun bin Yahya. Dari pernikahannya tersebut Rizieq dikaruniai seorang putra dan enam putri yaitu Rufaidah Shihab, Humaira Shihab, Zulfa Shihab, Najwa binti Rizieq Shihab, Mumtaz Shihab, Fairuz Shihab, dan Zahra Shihab.

Ia juga sempat mengambil program pascasarjana di Universitas Islam Internasional Malaysia selama satu tahun. Namun pendidikannya itu tak dilanjutkan karena alasan biaya.

Beberapa tahun kemudian dia mengambil kuliah di bidang syari’ah dan meraih gelar Master of Arts (M.A.) pada 2008 di Universitas Malaya. Tesisnya berjudul Pengaruh Pancasila Terhadap Pelaksanaan Syariat Islam di Indonesia.

Baca Juga: Karangan Bunga untuk Habib Rizieq Disingkirkan, Penuhi RS UMMI Bogor

Load More