SuaraSumsel.id - Belakangan ini publik digegerkan dengan penemuan uang yang tercecer di selokan. Uang tersebut ditemukan warga tercecer dalam bentuk pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu.
Ceceran uang tersebut ditemukan warga di sekitar saluran irigasi Desa Plumbon, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Jawa Tengah dan berjumlah total hingga Rp 23 juta.
Akun Instagram @viralterkini99 mengungkap asal muasal uang yang apabila ditotal mencapai Rp23 juta tersebut.
Uang puluhan juta itu diduga milik almarhum Kepala Desa Tembok yang rumahnya berada tepat di atas Desa Plumbon, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Kala itu, sang anak tidak sengaja membuang uang puluhan juta tersebut saat sedang membereskan rumah.
Konon katanya, uang yang terbuang sejak 4 tahun itu mencapai Rp85 juta, ditambah dengan emas seberat 50 gram.
Kini, sebagian harta telah ditemukan dan dikembalikan ke pihak keluarga.
Untuk uang-uang yang ditemukan oleh warga, pihak keluarga pun mengaku sudah menghiklaskannya.
Dikutip dari ViralTerkini99, kabar hilangnya harta kekayaan sampai puluhan juta itu dulu sempat menggegerkan warga.
Baca Juga: Viral Video Pengendara Mobil Sebar Uang di Jalanan, Publik Ributkan Hal Ini
Tak khayal lokasi itu lantas ramai dikunjungi warga yang menyisir area sepanjang saluran irigasi untuk mencari sisa-sisa uang.
"Karena dikabarkan yang hilang waktu itu nilainya cukup banyak, maka di lokasi hingga kini ramai dikunjungi warga yang ikut menyisir di sepanjang saluran irigasi hingga ke sungai untuk mencari sisa-sisa uang yang belum ditemukan," ujarnya.
Unggahan itu sontak menyedot perhatian publik. Hingga artikel ini diturunkan, video itu telah puluhan ribu kali ditayangkan.
"Kapan didekat rumah gue ada kejadian kaya gini," kata @hi.dayat23.
"Tajir jalur irigasi," balas @yourmateegy.
Sebelumnya, Satu video rekaman yang menunjukan adanya ceceran uang setelah banjir melanda, menghebohkan jagat dunia maya. Rekaman dalam video tersebut diketahui terjadi di Desa Plumbong, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji
-
Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh
-
Dari Nongkrong hingga Koleksi Karya, Cara Anak Muda Palembang Menikmati Seni
-
Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?
-
Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan