Tentang bagaimana perjalanan tubuh bumi dan manusia dari peradaban megalitikum sampai mekanika kuantum yang hadir dalam gerakan modular sebuah peristiwa teater.
“Bagaimana prediksi-prediksi manusia post human dan anatomi trans humanism. Dalam konteks perubahan iklim global yang meningkatkan temperatur bumi, serta proses tersekapnya pantulan radiasi matahari di lapisan atmosfer akibat polutan udara,” ungkapnya.
Antropogenik mungkin menjadi diskursus ekologis para antropos saat ini yang ‘menghadirkan’ manusia tanpa ras, datang dari masa depan.
Antropogenik merupakan produksi ke-40 Teater Potlot.
Baca Juga: FPI Sumsel: Pencopotan Baleho Habib Rizieq Pakai Tim Gabungan Itu Lucu
Sejak reborn pada 2015 lalu, Teater Potlot selalu mengusung isu ekologi dalam setiap pertunjukannya. Mulai dari Rawa Gambut, Puyang, Talang Tuwo Glosarium Project, Awang 3445 Celcius, dan Inside Plastics, yang dipentaskan di sejumlah kota di Sumatera, mulai Palembang, Bandarlampung, Jambi dan Padang Panjang.
“Kami pilih tema ekologi, sebab berbagai persoalan seperti sosial, kesehatan, budaya, politik, dari lokal hingga global, bermula dan berakhir pada persoalan ekologi,” ucapnya.
Ketamakan manusia terhadap sumber daya alam sudah membawa pada akhir kehidupan manusia dan Bumi.
“Semoga ini upaya kami ini memberi dampak agar kita segera mencegah tindakan yang mempercepat kerusakan Bumi yang indah ini,” kata T. Wijaya, Pegiat Teater Potlot yang pada Maret lalu meluncurkan novel keempatnya berjudul Cekap, yang mengisahkan tentang ketamakan manusia terhadap sumber daya alam, khususnya lahan.
Baca Juga: Fans Soneta: Ajang Dangdut Bintang Suara Bisa Mengasah Talenta
Berita Terkait
-
Viral Momen Ibu-ibu di Palembang Protes, Antre Lama Cuma Dapat Rendang Dua Iris dari Richard Lee
-
Cara Ustaz Derry Sulaiman Jawab Salam Willie Salim Seorang Kristen, Banyak yang Kaget
-
Niat Bersihkan Nama Palembang, Acara Masak Besar Richard Lee Malah Ricuh?
-
Dokter Richard Lee Sumbang 1 Ton Ayam untuk Masak Besar di Palembang
-
Profil Sultan Palembang, Pemimpin Adat Tegas Haramkan Konten Willie Salim
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Lebaran Berdarah, Tukang Parkir Kritis Ditusuk 7 Kali Pengunjung Club DA 41 Palembang
-
Kronologi Siswi SD Hilang 2 Hari, Ditemukan Dicabuli di Hotel Palembang
-
Wisata Maut di Ogan Ilir: Speedboat Terbalik Lagi, 'Tak Basah Tak Bayar'
-
Baru Kenal, Pemuda 19 Tahun Tega Cabuli Siswi SD di Hotel Melati Palembang
-
Ritel Hingga Perkebunan, Puluhan Perusahaan di Sumsel Tak Cairkan THR