SuaraSumsel.id - Sebuah rekaman video yang menunjukkan aksi rusuh di pesta pernikahan baru-baru ini beredar di media sosial. Suasana hajatan itu kacau balau.
Dalam unggahan pengguna Facebook bernama Yuni Rusmini, nampak kondisi tempat acara porak poranda. Kursi-kursi tamu terlempar ke segala arah.
"Kasihan yang punya hajat," tulis Yuni Rusmini, dikutip pada Senin (16/11/2020).
Video berdurasi 30 detik itu diawali dengan gambar yang menunjukkan suasana pesta telah ricuh, di mana orang-orang, yang diuga tamu undangan, terbagi menjadi dua kubu.
Sekelompok orang yang terdiri dari pria, berada di sudut panggung pelaminan. Sementara yang lain, bergerombol di sudut lainnya.
Masing-masing orang sambil berteriak melempar apa pun yang ada di sekeliling mereka ke arah berlawanan, termasuk kursi-kursi tamu berwarna hijau itu.
Sejumlah orang bahkan nampak terlibat perkelaihan fisik. Di atas panggung misalnya, satu pria memukul dan menendang seorang pria lain.
Di sudut lain, orang-orang terlihat tersungkur. Kebanyakan akibat terkena lemparan kursi atau dihajar lawan.
Sepanjang rekaman itu, orang-orang di tempat acara pernikahan tersebut terus menerus saling menyerang.
Baca Juga: Beredar Surat Utang Rp 1,75 Miliar Atas Nama Ridwan Kamil, Begini Faktanya
Begitu dibagikan, sejumlah warganet langsung menuliskan respon keterkejutan mereka di kolom komentar.
"Ga punya etika, harusnya keluar lah. Jangan seperti itu. Kasihan yang punya hajat," tulis seorang warganet.
"Selain kasihan yang punya hajat, kasihan juga yang punya persewaan peralatan hajatan (kursi, pelaminan, dll) itu rusak, dilempar-lempar begitu," kata warganet lainnya.
"Apakah ini disebabkan mantan bawa pasukan ke acara kawinan?" timpal yang lain.
Hingga berita ini disusun, belum diketahui lokasi dan waktu kejadian baku hantam di pesta pernikahan ini. Pun termasuk pihak-pihak yang berada di dalamnya.
Sumber : Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji
-
Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh
-
Dari Nongkrong hingga Koleksi Karya, Cara Anak Muda Palembang Menikmati Seni
-
Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?
-
Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan