Ustad Abdul Somad menyampaikan tausiyah di Kampus Unhas, Jumat 2 Oktober 2020 / Foto : DKSR Unhas
“Apalagi, sekarang saya kita melihat misalnya Facebook menghilangkan nama HRZ, Habib Rizieq Shihab, Imam Besar. Postingan fotonya juga hilang di Instagram, juga tidak bisa,” ujar UAS.
Kondisi ini lah, yang akhirnya mengumpulkan rasa kecintaan kepada Habib Rizieq Shihab.
Dalam siaran itu, UAS mengungkap empat alasan umat mencintai Habib Rizieq Shihab. Yakni, karena UAS itu ulama, sosok pejuang keadilan, orang tertindas dan keturunan Rosullah.
“Saya lihat sendiri, ibu-ibu datang dengan berjalan kaki, di lokasi Habib tidak ada pembagian sembako, tapi umat datang karena mencari sosok yang dianggap bisa mengantungkan harapan,” ucap UAS.
Sosok menggantungkan harapan ini yang disematkan pada Habib Rizieq Shihab.
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Warga Sumsel Mulai Bergerak, Petisi Evaluasi dan Transparansi Karhutla Ramai Ditandatangani
-
Dulu Duet Prabowo di Pilpres 2014, Hatta Rajasa Kini Jadi Wakil Ketua Wantimpres
-
Asap Karhutla Tutup Jalur Sungai Banyuasin, Kapal Sembako Kandas dan Tenggelam
-
16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla, Warga Sumsel Ajukan 7 Tuntutan
-
Palembang Diselimuti Asap Karhutla, Kualitas Udara Masuk Zona Berbahaya Lagi