SuaraSumsel.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan sirkulasi siklonik di Samudera Hindia barat Sumatera telah membawa dampak hujan ringan hingga lebat yang meluas hingga ke-10 provinsi di Pulau Sumatera.
"Hujan ringan hingga lebat disertai angin kencang, dan badai petir masih terjadi di Sumatera Utara. Diprakirakan hingga 3 hari ke depan," kata Forecaster on Duty Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I-Medan, Utami Al Khairiyah di Medan, Ahad.
Dia mengungkapkan, ke-10 provinsi di pulau terbesar ketiga Indonesia meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung hari ini.
Sedangkan hari Senin (9/11), ada sembilan provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, dan Bangka Belitung.
Baca Juga: Bandara SMB II Palembang Tak Hanya Tempat Penumpang Singgah, Tapi Hangout
Sementara pada Selasa (10/11), wilayah berpotensi turun hujan dapat disertai petir dan angin kencang terjadi pada tujuh provinsi, di antaranya Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, dan Sumatera Selatan.
Kondisi cuaca tersebut akibat adanya sirkulasi siklonik yang terpantau di wilayah Samudera Hindia barat Aceh, Samudera Hindia barat Sumatera Barat, dan Jambi bagian timur.
Dampaknya terjadi pertemuan atau perlambatan kecepatan angin di atmosfer yang memanjang di Selat Karimata mulai dari Sumatera bagian selatan, Jambi, Riau bagian selatan, perairan Kepulauan Mentawai (Sumatera Barat), Lampung bagian barat hingga Samudera Hindia barat Bengkulu.
"Adanya gangguan cuaca berupa eddy sirkulasi (sirkulasi siklonik) di wilayah Samudera Hindia barat Sumatera, sehingga terjadi belokan angin di wilayah Sumbagut (Sumatera bagian utara) khususnya yang memicu terjadinya pertumbuhan awan-awan hujan," ujar Utami.
(ANTARA)
Baca Juga: Bocah 5 Tahun di Muba Tertembak Saat Penggerebekan Bandar Narkoba
Berita Terkait
-
H+3 Lebaran: Mayoritas Kota Besar Diguyur Hujan Ringan Hingga Petir
-
Keselamatan Berkendara di Tengah Hujan saat Mudik, Mengapa Lampu Hazard Bukan Solusi yang Tepat?
-
Waspada! Cuaca Ekstrem Ancam Mudik Lebaran 2025, Ini Daftar Daerah Rawan
-
7 Titik Penting Perawatan Mobil Listrik Usai Terkena Hujan, Catat!
-
Terjadi Musim Pancaroba Selama Periode Lebaran, Pengelola Wisata Diminta Siapkan Mitigasi Bencana
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
Terkini
-
Sanjo Palembang: Antara Modernisasi dan Warisan Leluhur, Mampukah Bertahan?
-
Lebaran Aman Bertransaksi, BRI Cegah Penipuan dan Kejahatan Siber
-
Debat Paslon PSU Pilkada Empat Lawang Dipindah ke Palembang, Ada Apa?
-
Viral Bupati Pali Emosi Saat Sholat Id: Air PAM Mati, Rumah Pribadi Terdampak
-
7 Alasan Lebaran di Palembang Selalu Spesial dan Penuh Keunikan