SuaraSumsel.id - Makanan khas Sumatera Selatan, pindang ikan patin kini bisa dinikmati dengan lebih praktis. Pemerintah daerah mengenalkan inovasi pengembangan pengalengan ikan patin pada kesempatan pemberian penghargaan Innovative Goverment Award (IGA) 2020, (4/10/2020).
Penerapan Inovasi Daerah yaitu Inovasi Teknologi Pengalengan Pindang Patin ditujukan guna peningkatan daya saing produk IKM.
"Sumsel penghasil ikan patin, lebih dari 137 ribu ton per tahun. Olahan ikan patin paling populer di Palembang adalah pindang patin," kata Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru saat presentasi di kesempatan tersebut.
Selama ini, ikan patin masih diproduksi secara tradisional sehingga tidak tahan lahan. Selama satu tahun terakhir, pengalengan ikan patin dikembangkan sebagai inovasi teknologi pangan. Dalam pengembangan teknologinya memang membutuhkan biaya yang besar, akan tetapi jika Industri Kecil Menengah (IKM) berani untuk memproduksi maka nilai tambahnya akan juga sebanding.
Pengembangan teknologi ini juga meningkatkan ekonomi daerah, misalnya saja sebanyak 71 rumah makan di kota Palembang menerapkan teknologi ini, maka setiap rumah makan mampu menjual 10.000 kaleng/bulan, maka omset penjualannya bisa mencapai Rp3 miliar per tahun.
Untuk 71 rumah makan maka nilainya bisa menyentuh Rp213 miliar per tahun.
“Terdapat potensi besar bagi kondisi ekonomi Sumsel, atas teknologi ini. Apalagi di situasi pandemi saat ini, di mana IKM memang harus lebih inovatif menjawab tantangan ekonomi,” terang Herman Deru.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
Terkini
-
Lewat Program Berbagi Makna untuk Indonesia, BRI Perkuat Komitmen Peduli Sesama
-
Imsak Palembang Hari Ini 17 Maret 2026, Jangan Sampai Terlewat Batas Sahur
-
Promo Alfamart Sumsel! 7 Paket Snack Mudik Murah, Ada Tango dan Marjan Hanya Rp40 Ribuan
-
5 Fakta Bus PO Anugrah Terguling di Gumay Talang Lahat, Puluhan Penumpang Dievakuasi
-
BRI Optimalkan 276.717 EDC BRILink dan Posko Mudik BRImo 2026 untuk Perayaan Lebaran