SuaraSumsel.id - Pemerintah terus mengevaluasi program Pemulihan Ekonomi Nasional, Koperasi, dan UMKM.
Presiden Joko Widodo kemudian mengeluarkan program Bantuan Sosial Presiden (Banpres) produktif, bagi usaha mikro yang belum punya pinjaman dari perbankan.
Program ini tentunya menjadi kabar gembira bagi para calon penerima.
Bagi Pelaku UMKM yang sudah mendaftar dan belum mendapat Banpres Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM ) atau BLT UMKM, silahkan cek di situs BRI ini.
Simak cara cek penerima BPUM UMKM BRI di eform.bri.co.id berikut ini.
Bantuan ini disebut juga dengan Bantuan Langsung Tunai (BLT) UMKM.
Dana yang akan diterima UMKM sebesar Rp 2,4 juta lewat Kementerian Koperasi dan UKM. Penyaluran dana bantuan ini melalui Bank BRI.
Lalu bagaimana cara mengecek penerima Banpres ini? silahkan simak artikel ini sampai akhir yang menyajikan panduan cek penerima BPUM UMKM BRI Via E-form.
Dengan mengecek bantuan melalui e-form, Anda tidak perlu setiap hari ke BRI dan bertanya ke customer services.
Baca Juga: Marak Antrean Panjang Cairkan BPUM, Helm dan Sandal Mengular di Halaman BRI
Berikut cara cek penerima BPUM UMKM BRI di eform.bri.co.id
Pertama, masuk ke laman resmi https://eform.bri.co.id/bpum
Setelah masuk akan muncul dua kolom yang harus diisi yakni nomor KTP dan kode verifikasi
Isi kedua kolom tersebut
Klik tombol "Proses Inquiry"
Jika terdaftar sebagai penerima sesuai dengan NIK yang didaftarkan maka akan muncul pemberitahuan di laman tersebut.
Lalu Bagaimana Mendapatkan Bantuan UMKM?
Sebagai tambahan informasi, cara mendapatkan bantuan UMKM Rp2,4 juta tersebut, pelaku usaha dapat mendaftarkan diri ke dinas koperasi yang ada di sekitar tempat tinggalnya.
Agar bisa mendaftarkan diri, pastikan usaha anda sudah memenuhi syarat sebagai berikut:
Anda adalah pengusaha mikro yang tidak terdaftar sebagai penerima kredit modal kerja dan investasi dari perbankan
Anda merupakan Warga Negara Indonesia
Anda mempunyai Nomor Induk Kependudukan
Anda mempunya usaha mikro yang dapat dibuktikan dengan surat usulan dari pengusul lampirannya
Bukan ASN
Bukan anggota TNI/PORLI
Bukan pegawai BUMN/BUMD
Syarat lain yang harus dipastikan bagi pelaku usaha mikro yang alamat usahanya berbeda dengan alamat domosili sebagaimana tercantum di KTP, diwajibkan untuk melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU).
Skema penyaluran bantuan kepada pelaku usaha ini akan langsung ditransfer ke rekening penerima. Saat ini, daftar isian penggunaan anggarannya sudah disediakan. Tahap awal disalurkan kepada 9,1 juta unit usaha mikro.
Per unit usaha mikro memperoleh Rp 2,4 juta sekali dibayar. Uang tersebut ditransfer langsung ke rekening bersangkutan yang sudah terdata by name address.
Bantuan UMKM 2,4 juta ini bukan pinjaman atau kredit. Bantuan ini merupakan hibah sehingga penerima BLT UMKM Rp2,4 juta tidak akan dikenai biaya apapun dalam proses penyalurannya.
Nah, kalau Anda merasa sudah mendaftarkan diri atau terdata, silahkan cek nama dengan ikuti panduan cek penerima BPUM UMKM BRI di eform.bri.co.id seperti di atas.
Semoga usaha anda mengalami kemajuan pada situasi pandemi ini.
Sumber : Suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
6 Rekomendasi Perumahan Dekat Tol di Palembang, Cocok untuk yang Sering ke Lampung
-
Crazy Rich Tulung Selapan Divonis 5 Tahun Meski Terbukti TPPU Narkotika, Aset Tak Semuanya Disita
-
Ada Apa di RS AR Bunda Prabumulih? Pasien Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Saat Subuh
-
Fakta OTT BKPSDM Muratara: Kepala Dinas Diamankan, Uang dan Daftar ASN Naik Pangkat Ditemukan
-
Opini: Menilik Pertanggungjawaban Kasus Koperasi Swadharma Pematangsiantar