SuaraSumsel.id - Jalan penghubung antara Kabupaten Ogan Komering Ulu atau OKU dan Kabupaten Ogan Komering Ilir atau OKI, Provinsi Sumatera Selatan, nyaris putus.
Jalan penghubung ini kian padat setelah jembatan di Desa Lubuk Batang Lama, Kecamatan Lubuk Batang amblas pada Jumat (23/10) malam lalu.
"Jembatan di Desa Lubuk Batang Lama, Kabupaten OKU yang amblas ini merupakan jalan penghubung ke Ogan Komering Ilir (OKI)," kata Ganda, salah seorang warga setempat di Baturaja, Senin (26/10/2020) seperti yang dilansir Antara.
Dampak dari amblasnya jembatan tersebut kendaraan roda empat tidak dapat melintas karena terdapat lobang berukuran besar pada badan jalan yang nyaris putus.
"Banyak pengendara roda empat yang terpaksa memutar arah karena jalan hanya bisa dilewati sepeda motor saja," katanya.
Untuk sementara, hanya kendaraan sepeda motor yang dapat melewati jalan darurat yang dibuat oleh warga secara bergotong royong menggunakan papan.
"Mudah-mudahan pemerintah segera memperbaiki jembatan yang amblas ini agar akses perlintasan kendaraan kembali lancar," harapnya.
Perwakilan Dinas PU Provinsi Sumsel, Indra selaku UPTD PU OKU secara terpisah menjelaskan amblasnya jembatan penghubung dua kabupaten yang masuk wilayah OKU ini disebabkan banyaknya kendaraan melebihi tonase melintas di jalur tersebut.
"Tekanan kendaraan berat menjadi faktor utama amblasnya jembatan tersebut," jelasnya.
Baca Juga: Ingin Berliburan Naik Kereta Api? Penumpang Bisa Tes Rapid H-1
Pihaknya akan membuat jembatan sementara agar jalur tersebut bisa dilintasi warga.
"Untuk sementara ini kami akan membuat jalan alternatif agar tidak mengganggu aktifitas warga," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?
-
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap
-
Pria di Musi Rawas Tewas Diracun Selingkuhan dengan Sianida, Ini Kronologinya
-
Kilang Plaju Cetak Operator Scaffolding Bersertifikat, Dorong Kesiapan Tenaga Kerja Lokal
-
Dari Sawit hingga Mess Dibakar, Ini Kronologi Kerusuhan PT BCP Group Wilmar