SuaraSumsel.id - Aksi mahasiswa menolak Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja di Palembang, Sumatera Selatan malah ramai penangkapan pemuda.
Sedari pagi, polisi menyisir sejumlah tempat, terutama yang terdekat dengan radius lokasi aksi yakni simpang lima DPRD Sumatera Selatan.
Alhasil, 170 pemuda dengan rata-rata masih berusia pelajar malah diamankan pihak kepolisian.
Dalam penangkapan itu, polisi mengaku menemukan bom molotov sekaligus senjata tajam dari para pemuda tersebut.
Sampai dengan pukul 15.20 WIB, aksi mahasiswa yang berada di DPRD Sumatera Selatan masih berlangsung. Seluruh perwakilan dari masing-masing kampus di Sumatera Selatan memberikan orasi pernyataan sikapnya atas disahkan UU Omnibus Law, Cipta Kerja.
Humas Perwakilan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda untuk Rakyat (AMPERA) Provinsi Sumatera Selatan Bagas Pratama menegaskan memang banyak yang diamankan oleh polisi dalam aksi mereka hari ini.
“Kami tegaskan, kami pastikan semua orang yang ditangkapi itu bukan bagian kita (mahasiswa). Kita sudah komitmen kalau aksi hari ini adalah aksi damai,” tegas ia.
Pihaknya menilai aliansi yang digagas kali ini tak ingin kejadian pada 24 September 2019 lalu terulang lembali. Mengingat para mahasiswa bentrok dengan polisi.
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji mengatakan hingga sore ini aparat kepolisian telah menangkap ratusan pemuda yang diduga menyusup dalam aksi tersebut.
Baca Juga: Dear Warga Sumsel, Ini Syarat Terima Bantuan UMKM dari Facebook
Kontributor : Rio Adi Pratama
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
Terkini
-
BRIZZI ARKIV Hadir di Blok M Hub, Saatnya Bawa Pulang Karya Lokal!
-
Bara dari Bumi, Jalan Menuju Kedaulatan Energi
-
BRI Salurkan KPP Rp427,5 Miliar untuk Perkuat Akses Pembiayaan Perumahan
-
Nikmati Diskon 25% Produk Jus Buah Boost Pakai Promo BRI Kartu Kredit
-
Gugatan 25 Media di Palembang Tak Dapat Diterima, Hakim Nilai Perkara Prematur